Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK pemberontak komunis di Filipina melakukan perundingan damai dengan presiden terpilih Rodrigo Duterte. Kelompok pemberontak juga meminta politikus Partai Demokratik Filipina-Kekuatan Rakyat (PDP-Laban) itu untuk memasukkan empat sekutu politik mereka ke dalam kabinet yang sedang ia bentuk.
Sebelumnya Duterte, yang berjuluk Presiden Rody, telah menawarkan empat kabinet untuk para pemberontak dan menyatakan kesediaan untuk membebaskan para gerilyawan dari penjara untuk mebuka peluang perundingan damai yang terhenti tiga tahun lalu.
"Kami memuji rencana dan program yang diumumkan oleh presiden terpilih Duterte. Kami percaya ini akan menjadi faktor kunci untuk mencapai perdamaian," kata Luis Jalandoni, kepala juru runding kelompok pemberontak yang kini berada di pengasingan, kepada stasiun radio Manila, DZMM, via telepon, Rabu (18/5).
Jalandoni, yang berada di Belanda, mengatakan pemberontak berharap bisa segera berkunjung ke pusat penjaringan kabinet Duterte di Davao sebagai bagian dari proses menuju restorasi pembicaraan damai dan menabalkan syarat-syarat kerjasama.
Duterte, wali kota Davao enam periode berturut-turut, menyambut baik rencana yang dibuat oleh pendiri Partai Komunis Filipina, Jose Maria Sison, untuk mengakhiri hampir 30 tahun pengasingan di Belanda untuk ambil bagian dalam pembicaraan damai.
Dia mengatakan kembalinya Sison, mantan profesor ilmu politik di sebuah universitas di Manila, akan berperan penting dalam membantu mengakhiri gerakan pemberontakan, yang telah menewaskan sekitar 30.000 orang sejak 1960-an.
Baik Jalandoni maupun Sison sama-sama mengatakan gerilyawan tidak akan berkerja penuh dalam kabinet Duterte sebelum mencapai kesepakatan penyelesaian politik. Pemberontak berharap untuk meletakkan senjata dan bergabung dengan pemerintah koalisi.
"Kami telah meyampaikan kepada presiden terpilih Duterte bahwa personel (gerilya) tidak akan mengambil posisi di pemerintah, tapi kami akan merekomendasikan daftar orang-orang yang berkualitas, kompeten, dan berdedikasi yang bisa mengisi pos-pos yang ada," ujar Jalandoni. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved