Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN keamanan Irak dan tentara sekutu berhasil merebut kembali Kota Rutba, Provinsi Anbar, Irak, dari cengkeraman kelompok militan Islamic State (IS) dalam sebuah operasi militer, Senin (16/5). Komando Operasi Gabungan Irak dalam pernyataannya menyebutkan sejumlah tank dan artileri dikerahkan untuk operasi itu dengan dukungan serangan udara dari pasukan Irak dan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS). Rutba yang terletak di barat Provinsi Anbar sepanjang jalur utama menuju Yordania telah dikuasai IS sejak 2014. Juru bicara operasi militer pimpinan AS melawan IS Kolonel Steve Warren mengatakan IS menggunakan Rutba sebagai lokasi persiapan pasukan untuk operasi di area pertempuran utama. "Tidak ada perlawanan berat (kemarin) seperti di Fallujah atau seperti di Ramadi. Rutba sangat penting bagi musuh karena ini merupakan zona pendukung lainnya bagi mereka," jelas Warren.
Jumlah anggota IS di Rutba bervariasi dari sekitar 100 hingga beberapa ratus, tambah Warren. IS menguasai sebagian besar wilayah utara dan barat Baghdad pada bulan Juni 2014. Pada 2015, area kekuasasan IS meluas di Anbar, dengan merebut Kota Ramadi. Pasukan pemerintah Irak sebelumnya berhasil mengamankan area Ramadi di awal tahun ini. April lalu, Kota Heet juga turut direbut. Namun, sebagian Provinsi Anbar, termasuk Fallujah, masih dikontrol IS, begitu juga sebagian besar Provinsi Nineveh. Berdasarkan data pemerintah Irak, IS mengontrol 14% kawasan Irak atau turun dari 40% pada 2014. Namun, serangan di garda depan dan ledakan bom mobil di area warga sipil kian meningkat.
"IS kini menargetkan fasilitas sipil di sejumlah kota setelah kalah dalam pertempuran di garda depan," kata Kolonel Mohamed al-Bidhani. Di saat mereka mulai kehilangan banyak wilayah, IS kian gencar melakukan pengeboman di wilayah-wilayah yang dikuasai pasukan Irak. Sepanjang Minggu (15/5), serangan-serangan IS menewaskan sedikitnya 29 orang. Sebanyak 14 orang tewas dalam serangan bom di sebuah pembangkit listrik tenaga gas Taji di Baghdad, Minggu (15/5).
Pembangkit listrik itu berada sekitar 20 kilometer di sebelah utara ibu kota. Korban yang tewas, di antaranya enam warga sipil dan delapan militer. Serangan juga menyebabkan 27 tentara terluka. Serangan tersebut diklaim oleh IS. Di tempat lain, serangan bom di empat lokasi terpisah menewaskan 15 orang dan melukai 46 lainnya. Serangan-serangan itu juga diklaim IS. Sejak Rabu, lebih dari 140 orang tewas dalam berbagai serangan yang dilakukan IS di sejumlah wilayah di Baghdad dan sekitarnya. Brett McGurk, utusan AS untuk pertempuran koalisi melawan IS, mengatakan meski serangan meningkat, tapi IS tertekan dengan tiap perlawanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved