Phinisi Terpampang di Pameran Wisata Bahari Busan

14/5/2016 23:06
Phinisi Terpampang di Pameran Wisata Bahari Busan
(MI/Ramdani)

KAPAL Phinisi mulai berlayar lagi di pameran wisata pesiar Seatrade Cruise Asia 2016 di Busan, Korea Selatan. Pelayaran Phinisi yang secara konsisten mendominasi desain pameran Wonderful Indonesia itu mulai mempengaruhi Kota Ginseng sejak Kamis (12/5) hingga Sabtu (14/5) ini. Tulisan besar 'Visa Free to Indonesia' terpampang di booth Kementerian Pariwisata RI.

"Ini bukan pelayaran sesungguhnya. Phinisi kami jadikan tema pameran wisata pesiar Seatrade Cruise Asia 2016 di Busan. Misi yang dibawa adalah mempromosikan wisata bahari Indonesia," terang Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kemenpar I Gde Pitana, dalam keterangan tertulis kepada media, Jumat (14/5).

Di Busan, replika perahu Phinisi Nusantara berukuran 2 meter x 7 meter terpajang sangat anggun. Desainnya dibuat kokoh. Kesan satu-satunya kapal dari kayu yang mampu mengarungi lima benua dunia tersampaikan. Vancouver di Kanada, keganasan Samudra Pasifik, Australia, Madagaskar, hingga Jepang, semua sudah pernah diterabas Phinisi.

Lantaran itu posisinya diletakkan di atas booth. Posisinya di atas bentang layar bertuliskan Wonderful Indonesia. Tak jauh dari situ, ada tulisan besar 'Visa Free to Indonesia' menyapa. Pengunjung pameran jadi banyak berkerumun lantaran penasaran dengan ajakan bebas visa tersebut.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar, Vincensius Jemadu, mengatakan, kebijakan bebas visa itu seperti magnet. Punya daya tarik yang kuat lantaran ada international openess. "Ini seperti mendorong wisman (wisatawan mancanegara) untuk masuk ke Tanah Air. Target kami, bisa menarik 2.500-3.000 wisatawan pesiar melalui pameran kali ini," papar Vincen.

Dari riset yang sudah dilakukan tim pemasaran Asia Pasifik Kemenpar, pengeluaran wisman asal Korea cukup besar. Angkanya mencapai US$1.100-US$1.200 per wisatawan. "Mudah-mudahan Juni-Juli sudah ada hasilnya," harapnya. (RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya