Kim Jong-Un Pimpin Parade Massal di Pyongyang

Thomas Harming Suwarta
10/5/2016 20:11
Kim Jong-Un Pimpin Parade Massal di Pyongyang
(AFP PHOTO / KCNA / KCNA)

KOREA Utara menggelar parade besar-besaran di Pyongyang Selasa (11/5) yang menandai berakhirnya Kongres Partai Buruh selama tiga hari berturut-turut sekaligus momentum penobatan formal untuk pemimpin tertinggi Partai Kim Jong-Un. Alun-alun kota Piyongyang mendadak menjadi lautan berwarna merah muda.

Kim tampak memimpin acara dari atas balkon yang menghadap ke Kim Il-Sung Square, sementara puluhan ribu orang melambaikan karangan bunga di atas kepala mereka ketika pemimpin muda itu tiba.

Tradisi parade ini biasanya rutin dilakukan oleh pasukan nuklir Korea Utara untuk merayakan tanggal bersejarah partai sekaligus kesempatan memamerkan peralatan militer terbaru, termasuk rudal balistik jarak jauh yang sedang mereka kembangkan.

Peristiwa Selasa itu melibatkan semua warga sipil selain pasukan militernya. "Sebuah bangsa yang kuat membutuhkan senjata nuklir dan tentara yang kuat," seperti tertulis pada balon-balon raksasa di pusat kota.

Kepala Parlemen Korea Utara, Kim Yong-Nam, sebelum parade dimulai, memuji-muji Kim Jong-Un dan mengucapkan selamat kepadanya atas pemilihannya sebagai ketua Partai Buruh. "Pemilihan ... menunjukkan kepercayaan mutlak ... dari militer dan semua masyarakat kepada pemimpin besar Kim Jong-Un," kata Kim.

Kim melambaikan tangannya ke kerumunan warga dan militer diikuti tepuk tangan yang bergemuruh. Kim pada kesempatan ini tidak berpidato. Ratusan balon juga dilepaskan ke langit untuk menambah semaraknya parade.

Acara ini memberikan Kim yang masih berusia 33 tahun itu, tempat istimewa untuk mengamankan kedudukannya sebagai pemimpin tertinggi dan pewaris sah menyusul kematian ayahnya Kim Jong-Il pada 2011 lalu. Tambahan pula partai Buruh adalah partai yang didirikan oleh kakenya Kim Il-Sung.

Kongres juga secara resmi mengesahkan dotrin Kim Jong-Un "byungjin", yang mengupayakan pembangunan senjata nuklir yang efektif seiring dengan pembangunan ekonomi. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya