Trump Menang, Ekonomi AS Turun

05/5/2016 23:06
Trump Menang, Ekonomi AS Turun
(AP Photo/Mary Altaffer)

JIKA Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) dan melaksanakan rencananya mengusir semua pendatang gelap, maka perekonomian Negeri Paman Sam akan turun sekira dua persen. Demikin kajian American Action Forum, Kamis (5/5).

Penelitian lembaga konservatif itu menambah kritik terhadap kebijakan usulan calon presiden dari Partai Republik tersebut. Trump juga pernah berjanji membatalkan sejumlah perjanjian perdagangan internasional dan membangun tembok di perbatasan Meksiko.

Dalam angka pemerintah, sekitar 6,8 juta dari 11 jutaan pendatang gelap, yang kini tinggal di Amerika Serikat, adalah pekerja gelap. Jika pemerintah memulangkan mereka, maka sektor swasta akan kehilangan produktivitas dari bernilai sekitar 381,5 milyar dolar AS menjadi 623,2 miliar dolar AS.

Lebih lanjut, American Action Forum menyatakan kebijakan deportasi untuk para pekerja ilegal itu akan membuat banyak perusahaan kekurangan tenaga kerja tingkat rendah karena warga lokal tidak tidak mau mengisi lowongan tersebut.

Bidang industri paling banyak mempekerjakan buruh gelap adalah pertanian, konstruksi, dan perawatan, kata penelitian American Action Forum.

"Usulan kebijakan Trump tidak bisa dilakukan," kata Douglas Holtz-Eakin, kepala American Action Forum yang sempat menjadi penasihat ekonomi utama Senator John McCain saat mencalonkan diri menjadi Presiden AS pada 2008.

Trump, yang secara efektif menang pencalonan Presiden AS dari Partai Republik pada pekan ini, berulangkali mengancam mengusir semua yang tinggal secara gelap di negerinya. Dia beranggapan bahwa kehadiran para pekerja asing itu adalah faktor utama yang menahan peningkatan gaji dan menambah pengangguran bagi warga lokal. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya