Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) melakukan pembicaraan empat mata dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dan delegasi Kerajaan Belanda. Pertemuan dilaksanakan di Catshuis, kediaman resmi PM Belanda di Den Haag.
Presiden Jokowi menyatakan kegembiraan dengan telah berlangsungnya proyek-proyek infrastruktur, terutama yang terkait dengan water supply dan sanitasi, water for food dan ekosistem, water governance, dan water safety. Indonesia, menurut Presiden, tengah menghadapi tantangan untuk menanggulangi banjir, mengatasi abrasi pantai, dan ketersediaan air bersih.
Presiden berharap kerja sama pengelolaan air dapat difokuskan untuk mengatasi tiga tantangan tersebut, terutama dalam bidang transfer keahlian dan teknologi.
"Saya apresiasi pembaruan MoU (nota kesepahaman) kerja sama air pada 2015 untuk lima tahun ke depan", ujar Presiden, dalam siaran pers Istana Kepresidenan, Jumat (22/4).
Presiden juga mengapresiasi kerja sama Belanda dalam Jakarta Coastal Development Strategy (JCDS). Apresiasi juga diberikan Jokowi untuk kerja sama proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang sedang berlangsung saat ini. "Termasuk dukungan Belanda dalam penyusunan master plan NCICD," ucap Presiden.
Di bidang maritim, Presiden mengapresiasi minat Belanda untuk mendukung Indonesia mewujudkan visi poros maritim. Visi tersebut diwujudkan dengan pengembangan maritime cluster, baik perikanan, pembangunan kapal laut, infrastruktur, dan sumber daya laut.
Selain itu juga peningkatan kapasitas SDM melalui program vocational training bagi pelajar dan mahasiswa sekolah maritim di Indonesia. Hal lain yang tidak kalah penting ialah pengembangan peta jangka panjang pembangunan maritim Indonesia.
"Saya undang perusahaan-perusahaan bidang maritim di Belanda untuk terlibat dalam pembangunan deep seaports di wilayah Indonesia Timur", kata Presiden.
Partisipasi perusahaan-perusahaan Belanda dalam proyek-proyek infrastruktur maritim di Indonesia seperti pembangunan Deep Seaport Kuala Tanjung dan Pelabuhan Tanjung Priok, sangat dihargai oleh Indonesia.
Presiden Jokowi mengatakan Belanda merupakan salah satu mitra utama Indonesia untuk perdagangan dan investasi di Eropa. Namun, nilai perdagangan bilateral menunjukkan penurunan. Pada 2014, nilai perdagangan Indonesia-Belanda mencapai US$4,89 miliar, sedangkan pada 2015 sebesar US$4,22 miliar.
Untuk investasi Belanda ke Indonesia, juga tercatat penurunan. Pada 2015 sebesar US$1,31 miliar, adapun di 2014 sempat mencapai US$1,73 miliar.
"Saya undang Belanda untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur maritim di Indonesia, yaitu Deep Seaport Sorong dan Deep Seaport Makassar," lanjut Jokowi.
Di akhir pertemuan bilateral tersebut, Presiden dan PM Rutte menyaksikan penandatangan MoU. Indonesia diwakili oleh Menteri Luar Negeri. Adapun MoU yang ditandatangani antara lain MoU di bidang pendidikan tinggi dan ilmu pengetahuan serta MoU di bidang kerja sama maritim.
Mendampingi Presiden dalam pertemuan inim Menteri Perekonomian Darmin Nasution, Menlu Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala BKPM Franky Sibarani, dan Duta Besar RI untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja. (Nov/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved