Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) dan Kanselir Jerman Angela Merkel membicarakan kerja sama ekonomi, bantuan pusat pendidikan kejuruan atau vokasional, hingga membahas terorisme.
"Selain ekonomi juga kerja sama bidang pendidikan kejuruan, sehingga tadi (Jokowi dan rombongan) berkunjung ke Siemens," kata Merkel saat konfernesi pers bersama seusai bertemu dengan Presiden Jokowi di Kantor Kanselir,
Berlin, Jerman, Senin (18/4).
Merkel mengatakan Jerman-Indonesia memiliki kerja sama ekonomi tentang komponen maritim, bidang kesehatan, dan juga dalam bidang pengangkutan. "Masih ada peluang industri, kami ingin tingkatkan inisitaif bidang itu," kata Merkel.
Kanselir Jerman itu menambahkan, Indonesia juga berminat memperkuat perjanjian perdagangan dengan Uni Eropa, dan Jerman mendukung supaya negosiasi dapat dimulai dalam waktu dekat.
Merkel juga mengungkapkan pertemuannya dengan Presiden Jokowi juga membahas masalah ASEAN, Papua, Aceh, dan Indonesia yang merupakan negara muslim terbesar di dunia bisa menjaga toleransi beragama.
"Indonesia negara muslim terbesar, menjaga sistem tidak terjadi konflik juga bisa mengatasi tantangan terhadap terorisme dengan dukungan sosial budaya," katanya.
Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan Jerman merupakan mitra dagang nomor satu dan investor terbesar ketujuh bagi Indonesia. "Indonesia ingin agar pendidikan vokasi bisa diberi bantuan dari Jerman, terutama untuk bidang berkaitan dengan industri, baik kelistrikan, tekstil, martim, dan lain-lain," kata Jokowi.
Sebagai negara muslim terbesar, Jokowi mengungkapkan pertemuan dengan Merkel juga bertukar pikiran penanganan terorisme dengan menggunakan dua pendekatan, baik hard power maupun soft power. "Kalau kombinasi itu saya percaya penenganan (terorisme) lebih baik dan komprehensif," kata Jokowi.
Ketika ditanya terkait radikalisme di Indonesia, Presiden mengatakan sebagai negara dengan penduduk sebesar 85% muslim, 95% di antaranya merupakan Islam moderat dan toleran. "Namun kalau ada jumlah kecil yang radikal terorisme, tetap dilakukan pendekatan agar tidak merugikan negara dan rakyat. Sehingga pendekatan Indonesia dengan dua hal (hard dan soft). Itu yang kami lakukan," kata Jokowi.
Merkel mengakui Indonesia yang memiliki penduduk 250 juta penduduk merupakan tugas berat dan dirinya kagum atas perkembangan Indonesia saat ini. (Ant/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved