Pencarian Korban Selamat Gempa Jepang Ditingkatkan

17/4/2016 15:31
Pencarian Korban Selamat Gempa Jepang Ditingkatkan
(AFP/KAZUHIRO NOGI)

PENCARIAN terhadap para penyintas dari timbunan reruntuhan gedung akibat gempa bumi di Jepang terus ditingkatkan pada Minggu dan pihak berwenang meminta warga untuk menjauh dari rumah-rumah mereka karena khawatir terjadi gempa susulan.

Guncangan berkekuatan 7,3 SR terjadi pada Sabtu (16/4) pagi waktu setempat menyebabkan 32 orang meninggal dan mencederai ribuan orang lainnya serta menimbulkan kerusakan berat pada sejumlah gedung, jembatan dan jalan raya.

Gempa tersebut merupakan susulan atas gempa yang menimpa Provinsi Kumamoto di pulau Kyusu, dalam waktu kurang dari 24 jam berselang dari gempa pertama yang menyebabkan sembilan orang meninggal.

Petugas penyelamat, Minggu (17/4) masih mencari puluhan orang yang diperkirakan terjebak di reruntuhan sedangkan para penyintas mengantri pasokan makanan dan air minum.

Sejumlah industri besar seperti Sony, Honda dan Toyota menghentikan produksi dan mengkaji kerusakan yang terjadi di kota industri di Jepang bagian selatan itu.

Di desa Minamiaso dilaporkan ada delapan orang yang tidak bisa dihubungi, menurut lembaga penyiaran publik NHK. Petugas berhasil mengeluarkan 10 mahasiswa dari apartemen universitas yag ambruk di Minamiaso, Sabtu.

Sepanjang malam petugas menggali dengan tangan telanjang dan menarik keluar beberapa orang lansia yang masih mengenakan piyama, dari reruntuhan dan membaringkan mereka di atas alas tatami.

"Pasukan Bela Diri, polisi dan pemadam kebakaran telah bekerja menyelamatkan banyak orang tetapi masih banyak juga yang hilang," kata Perdana Menteri Shinzo Abe.

Tiga fasilitas nuklir di kawasan tersebut tidak terpengaruh gempa, tetapi pasokan-pasokan dari parnik berupa perangkat kendaraan dan benda teknik dari Sony, Toyota dan Nissan terhenti karena pihak perusahaan masih mengkaji kerusakan di kawasan tersebut.

Hujan lebat makin menambah kekhawatiran akan tanah longsor dan gempa susulan juga masih terjadi dan ribuan penduduk menempati tempat pengungsian.

NHK melaporkan 240.000 orang mendapat perintah mengungsi setelah gempa karena dikhawatirkan terjadi tanah longsor. Pasukan Bela Diri membangun tenda-tenda untuk pengungsi dan truk-truk pengangkut air dikirim untuk membantu warga, sementara televisi menayangkan gambar orang-orang yang terjebak pada jembatan runtuh telah diselamatkan dengan helikopter. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya