Pelaku Utama Bom Paris Ditangkap di Belgia

AFP/Aya/I-3
10/4/2016 09:01
Pelaku Utama Bom Paris Ditangkap di Belgia
(AFP/THIERRY CHARLIER)

OTORITAS Belgia telah mengonfirmasi penangkapan pelaku utama tersangka serangan Paris, Mohamed Abrini, bersama empat orang lainnya termasuk seorang pria yang diyakini turut membantu serangan bom Brussels.

Kelima pelaku ditangkap dalam penyerbuan polisi di sebuah permukiman di Anderlecht, Belgia, pukul 23.00 Jumat (8/4). "Mohamed Abrini ditangkap di Anderlecht," kata juru bicara kejaksaan federal Belgia.

Abrini adalah warga negara Belgia yang keturunan Moroko. Dalam penyelidikan polisi, Abrini terlihat di sebuah pom bensin di Kota Paris, Prancis, dua hari sebelum serangan Paris pada 13 November lalu yang menewaskan 130 orang.

Dalam tayangan video stasiun televisi RTL, aparat kepolisian bersenjata meringkus Abrini secara paksa. Mereka membawa Abrini masuk ke dalam mobil berwarna abu-abu.

Abrini diduga berperan sebagai orang ketiga yang tampak dalam CCTV bersama dengan dua pengebom bunuh diri, Ibrahim El Bakraoui dan Najim Laachraoui, di Bandara Zaventem sebelum meledakkan diri.

"Saat ini, penyelidik sedang memastikan apakah Abrini benar sebagai orang ketiga yang datang selama serangan di Bandara Zaventem, ia disebut 'pria bertopi'," tambah juru bicara itu.

Pada Kamis (7/4), polisi merilis video yang menunjukkan Abrini menggunakan topi dan jaket berwarna cerah meninggalkan lokasi kejadian. Ia terlihat berjalan kaki menuju pusat Kota Brussels kemudian menghilang dari pantauan.

Dalam penyerbuan itu, polisi juga menangkap empat pelaku lainnya, dua orang itu belum diungkapkan identitas mereka. Sementara itu, dua pria yang ditangkap adalah Osama K alias Naim Al Ahmed dan Herve BM Osama K saat ini sedang diperiksa aparat Brussels secara intensif.

Aparat Belgia masih mendalami apakah Abrini merupakan pria yang terlihat bersama Khalid El Bakraoui, adik dari pengebom di Bandara Zaventem sesaat sebelum Ibrahim El Bakraoui meledakan diri.

Sebelumnya, sosok Osama K sempat tertangkap kamera di sebuah pusat perbelanjaan di Brussels saat sedang membeli beberapa tas yang digunakan mengebom bandara.

Pascaserangan Paris dan Brussels, kelompok Islamic State (IS) mengklaim bertanggung jawab. Tersangka serangan Paris, Salah Abdeslam, telah ditangkap pada 18 Maret lalu di Distrik Molenbeek, Belgia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya