Jerman Tangkap Dua Tersangka Terkait Bom Brussels

Antara
25/3/2016 22:50
Jerman Tangkap Dua Tersangka Terkait Bom Brussels
(AFP PHOTO / PHILIPPE HUGUEN)

POLISI Jerman menahan dua orang yang diduga bertalian dengan para pelaku bom bunuh diri di Brussels, Ibu Kota Belgia, yang menewaskan 35 orang Selasa (23/3) lalu, seperti dilaporkan surat kabar Jerman Der Spiegel mengutip sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya, Jumat (25/3).

Koran tersebut mengatakan salah satu dari kedua pria yang ditangkap Rabu (24/4) lalu dekat Frankfurt itu telah menerima dua pesan melalui telepon seluler beberapa saat sebelum bom bunuh diri yang juga melibatkan Khalid El Bakraoui yang disebut polisi Belgia telah meledakkan dirinya sendiri di Stasiun Metro Brussels.

Kementerian Dalam Negeri Jerman menolak memberi komentar atas laporan Spiegel ini.

Pengeboman Stasiun Metro Maelbeek dan Bandara Zaventem merupakan serangan terburuk dalam sejarah Belgia.

Der Spiegel melaporkan bahwa pesan-pesan itu termasuk kata 'fin', atau kata dalam Bahasa Prancis yang berarti 'akhir/tamat', dan diterima tiga menit sebelum ledakan di Stasiun Metro Maelbeek di Brussels, dekat markas besar Uni Eropa.

Serangan yang diakui dilakukan kelompok radikal Islamic States (IS) itu meningkatkan kekhawatiran mengenai keamanan lintas perbatasan yang membuat militan kelahiran Eropa menghindari penangkapan saat mereka merancang serangan.

Kepala Kepolisian Jerman Holger Muench mengatakan, IS berusaha melancarkan serangan spektakuler karena mereka tengah terdesak di Suriah dan Irak.

Oleh karena itu, serangan ala Brussels di Jerman dan di tempat lain di Eropa amat mungkin terjadi, kata Holger Muench. "Serangan berikutnya tidak bisa dikesampingkan," kata dia seperti dikutip Reuters. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya