Dua WNI Korban Bom Brussels Masih Koma

23/3/2016 21:39
Dua WNI Korban Bom Brussels Masih Koma
(AFP)

KEDUTAAN Besar Republik Indonesia di Brussels mendapat keterangan terdapat tiga warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan bopm di Bandara Zaventem. Ketiganya adalah Meilissa Aster Ilona beserta dua anaknya, Lucie Vansilliette, dan Philippe Vansilliette.

Dalam pernyataannya Rabu (23/3), KBRI mengatakan Meilissa dan putrinya, Lucie, masih dalam keadaan koma sementara Philippe dalam keadaan stabil. Mereka dirawat di rumah sakit Universitas Hospital Leuven, sekitar 20 menit di luar ibukota Brussel.

Diperoleh informasi bahwa pada saat kejadian, Meilissa Aster dan keluarganya sedang berada di bandara untuk menunggu penerbangan ke Indonesia.

Media-media Belgia melaporkan kedua penyerang di Bandara Zavantem adalah abang beradik, Khalid dan Brahim el-Bakraoui. Dengan mengutip sumber polisi, stasiun RBTF menyebutkan Brahim sebagai pengebom bunuh diri di di bandara yang menewaskan 14 orang.

Sementara Khalid adalah pengebom bunuh diri di stasiun kereta bawah tanah di Maelbeek, dengan korban jiwa 20 orang.

Kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau IS sudah mengeluarkan pernyataan di internet bahwa mereka berada di belakang serangan Brussels. (BBC/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya