Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Perdana Menteri Malaysia (periode 1981-2003) Mahathir Mohamad menuntut terduga kasus korupsi PM Malaysia Najib Razak ratusan juta dolar sebagai kompensasi atas kerugian pemerintah Malaysia senilai US$681 juta. Mahathir juga menuding Najib telah menyalahgunakan jabatannya dalam penanganan dugaan kasus korupsi.
"(Najib menyalahgunakan jabatannya) untuk melemahkan, menumbangkan, dan melakukan kompromi dengan sejumlah institusi tinggi (Malaysia)," kata Mahathir dalam pengaduan tertulis.
Dana sebesar US$681 juta atau setara dengan Rp9 triliun lebih ditemukan di rekening bank pribadi Najib Razak pada 2013. Dana dalam jumlah besar itu diduga berasal dari perusahaan milik pemerintah Malaysia 1Malaysia Development Berhad (1MDB), tempat Najib menjabat sebagai pemimpin.
Baik Najib dan pihak 1MDB bersikeras menampik tuduhan tersebut. Ia menolak tuduhan uang yang mengalir ke rekening pribadinya pada 2013 itu melibatkan dana 1MDB. Najib berkelit dana itu merupakan donasi sukarela dari keluarga Kerajaan Arab Saudi.
Belum diketahui apakah tuntutan ini akan menggerakkan Najib bertanggung jawab. Pasalnya, Najib berulang kali berupaya menjatuhkan pihak yang mengkritiknya, termasuk memecat anggota kabinet dan Wakil PM setelah menuntut transparansi. Tindakan itu juga diikuti dengan penggantian Jaksa Agung dengan jaksa agung baru dan menghentikan investigasi secara tiba-tiba.
Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Salleh Said Keruak mengatakan upaya tuntutan ini menunjukkan keputusasaan Mahathir dalam menjatuhkan Najib.
"Mahathir mencoba menjatuhkan PM melalui UMNO. Ia gagal. Kemudian Mahathir mencoba memungut suara parlemen. ia gagal. Sekarang ia mencoba menuntut. Tuntutan dia salah, jadi dia akan gagal lagi," kata Salleh.
Mahathir telah berulang kali melayangkan kritik yang menuntut Najib turun dari jabatan. Ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari partai Perhimpunan Bangsa Melayu Bersatu (UMNO) pada Februari.
Januari 2016, Jaksa Agung membebaskan Najib dari tuduhan tindak pidana apa pun. Ia menyebut dana tersebut merupakan donasi dari keluarga Kerajaan Arab Saudi. Belum ada konfirmasi dari pihak Arab Saudi terkait hal ini, tetapi alasan itu ditolak mentah-mentah oleh Malaysia.
Otoritas Swiss baru-baru ini menemukan uang sebesar US$4 miliar berasal dari perusahaan malaysia, termasuk 1MDB. Pihaknya juga melakukan investigasi atas adanya kemungkinan penggelapan dan pencucian uang.
Otoritas Amerika Serikat, Singapura, dan Hong Kong kini masih menyelidiki kaitan 1MDB dengan aliran dana tersebut.
Awal bulan ini ia mempelopori pembentukan aliansi yang tidak biasa antara tokoh UMNO, partai-partai oposisi, dan kelompok masyarakat sipil yang mewajibkan pengunduran diri Najib. (AFP/Aya/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved