Aksi Teror di Brussels Tewaskan 23 Orang

Anton Kustedja
22/3/2016 18:35
Aksi Teror di Brussels Tewaskan 23 Orang
((Ketevan Kardava/ Georgian Public Broadcaster via AP))

DUA ledakan yang diduga terkait aksi teroris terjadi di Ibu Kota Belgia, Brussels, Selasa (22/3) pagi waktu setempat.

Ledakan pertama terjadi di ruang keberangkatan Bandara Zaventem sekitar pukul 8.00 waktu setempat (7.00 GMT). Sekitar satu jam kemudian, ledakan kedua terdengar di Stasiun Metro Maelbeek. Akibat peristiwa itu, bandara dan seluruh perjalanan dihentikan.

Kejadian itu hanya berselang empat hari setelah penangkapan terhadap tersangka utama aksi teror Paris Salah Abdesalam di kota itu.

Otoritas Belgia kini tengah meningkatkan status keamanan negeri itu dalam level tertinggi.

Perdana Menteri Belgia Charles Michel menyebut serangan tersebut 'membutakan, bengis, dan tindakan pengecut'. Ia juga mengatakan insiden itu merupakan peristiwa tragis dalam sejarah negerinya. "Saya ingin mengajak semua orang untuk tenang dan bersatu," katanya.

Pihak kejaksaan Belgia mengemukakan ledakan di bandara kemungkinan aksi bunuh diri.

Presiden Uni Eropa Donald Tusk mengatakan serangan tersebut sekali lagi menunjukkan kebencian dan kebengisan dari para teroris.

Penyiar televisi Belgia VRT melaporkan sekitar 13 orang tewas di Bandara, dan sedikitnya 35 orang luka-luka. Sejumlah laporan juga menyebutkan 10 orang tewas akibat ledakan di stasiun metro. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi. (BBC/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya