Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Brasil, Dilma Rousseff, terus mendapatkan tekanan.
Setelah dikecam lantaran mengangkat mantan presiden Lula da Silva sebagai Kepala Staf Kepresidenan, dia kini diterpa isu baru yang makin memojokkan posisinya.
Rousseff dituduh terlibat kasus skandal megakorupsi yang melibatkan perusahaan minyak negara, Petrobras.
Seorang senator setempat yang juga mantan Pemimpin Partai Buruh, Delcidio do Amaral, mengatakan Rousseff mengetahui skema di balik mencuatnya megaskandal yang menyeret sejumlah petinggi Petrobras.
Mereka dituduh menerima suap dari perusahaan konstruksi dan menyalurkan dana itu ke partai-partai politik koalisi yang berkuasa.
Sebelum terpilih menjadi presiden, Rousseff yang memenangi pemilu pada Oktober 2010 dengan angka tipis, merupakan Chairwoman Petrobras, perusahaan minyak milik negara, yang tidak hanya terbesar di Brasil, tetapi juga di Amerika Latin.
Rousseff yang memimpin Petrobras sebagai chairwoman pada 2003-2010 ikut terseret dalam kasus itu.
Dalam sebuah wawancara, Delcidio mengatakan Rousseff ikut menggunakan dana korupsi itu untuk membiayai kampanyenya saat maju sebagai calon presiden untuk kedua kalinya pada 2014 lalu.
"Lula langsung ditunjuk jadi Direksi Petrobras setelah dinegosiasikan dengan berbagai pihak di kongres dan tahu persis apa yang mereka lakukan, terutama dalam hal pembiayaan kampanye," kata Amaral seperti dimuat majalah mingguan Veja.
"Dan dia (Rousseff) diuntungkan secara langsung dari sistem ini."
Namun, Rousseff menyebut pernyataan Delcidio itu sebagai fitnah dan akan menuntutnya secara hukum.
Bahkan, dia menuduh sang senator sedang berusaha untuk mencari posisi tawarnya di hadapan pemerintah supaya tidak ditahan karena terlibat dalam kasus tersebut.
Dalam kasus Petrobas itu, penyelidik menemukan ada kolusi antara jajaran direksi perusahaan minyak itu dan para politikus untuk mengamankan kontrak mereka.
Mahkamah Agung setempat memerintahkan penyelidikan atas keterlibatan 40 politikus, sebagian besar berasal dari partai politik berkuasa dan sejumlah anggota senat.
Isu korupsi yang menyeret Rousseff membuat sebagian warga marah.
Kemarin, ribuan orang turun ke jalan mendesak sang presiden turun.
"Lula pencuri, enyah Rousseff. Kami akan tinggal di sini sampai mereka pergi," kata salah seorang pengunjuk rasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved