Penyebab Kecelakaan Fly Dubai masih Diselidiki

AFP/RT/Hym/I-1
21/3/2016 05:01
Penyebab Kecelakaan Fly Dubai masih Diselidiki
(AFP/RUSSIAN EMERGENCIES MINISTRY)

KOMITE Investigasi Rusia (RIC) sedang mempelajari dua versi kemungkinan penyebab jatuhnya pesawat maskapai Fly Dubai, Sabtu (19/3) lalu.

Pesawat bernomor penerbangan FZ 981 itu jatuh di Rostov-on-Don, kota selatan Rusia, dan menewaskan semua penumpangnya (62 orang).

Sejauh ini RIC mengidentifikasi dua faktor awal, yaitu termasuk kesalahan manusia di tengah kondisi cuaca buruk dan kemungkinan kesalahan teknis.

Menurut Russia Today, komite ad hoc yang didirikan Komite Penerbangan Antarnegara sedang menyelidiki penyebab sebenarnya dari tragedi itu.

Kementerian Transportasi Kremlin mengonfirmasi dua kotak hitam pesawat telah ditemukan dan sedang dipelajari.

"Versi berbeda dari insiden tersebut sedang diselidiki, termasuk kesalahan kru, kegagalan teknis, cuaca buruk, dan faktor lainnya," kata Kepala RIC, Vladimir Markin.

Dugaan awal, Jet Boeing 737-800 milik perusahaan pemerintah Dubai Aviation Corporation itu jatuh ketika mencoba mendarat dalam kondisi cuaca buruk.

Pesawat nahas yang lepas landas dari Dubai pukul 18.20 dan dijadwalkan tiba di Rostov-on-Don pukul 22.40 itu dilaporkan melakukan upaya pendaratan kedua pada pukul 00.50 waktu setempat setelah berputar-putar selama beberapa jam.

Namun, pesawat itu tidak dapat mencapai landasan pacu dan terempas jatuh.

Itu menyebabkan puing-puing berserakan di area yang luas akibat ledakan besar.

"Rumah saya bergetar. Saya menengok keluar ke halaman dan langit saat itu semuanya merah. Saya belum pernah melihat warna merah yang seperti itu," ungkap saksi mata, Yana, yang tinggal di dekat bandara, kepada AFP.

Direktur Fly Dubai, Ghaith al-Ghaith, menyatakan dukacita dan sangat terpukul atas tragedi mematikan itu.

Ia berusaha menepis setiap 'spekulasi' yang mengaitkan kecelakaan itu akibat aksi terorisme.

"Kami belum tahu semua rincian dari insiden itu, tetapi kami bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan secara tepat apa yang terjadi dan mempelajari situasi di sekitar lokasi kecelakaan."

Pihak maskapai mengungkapkan para penumpang FZ 981 termasuk 44 warga negara Rusia, 8 warga Ukraina, 2 orang India, dan 1 Uzbekistan.

Mereka terdiri atas 33 perempuan, 18 laki-laki, dan 4 anak.

Pilot yang berkewarganegaraan Siprus dan kopilot asal Spanyol disebutkan masing-masing memiliki hampir 6.000 jam terbang.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya