Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KISAH petualangan arkeolog Dr Henry Walton dalam Indiana Jones pernah begitu digemari. Saking banyak peminatnya, film yang dibintangi Harrison Ford itu dibuatkan sekuel. Tentu saja, sosok Indiana Jones, sang arkaelog yang memburu harta karun dan melindungi benda-benda bersejarah itu, hanyalah cerita fiksi.
Namun, kini muncul seorang arkaelog yang mirip dengan petualangan Indiana Jones di dunia nyata. Ia bahkan menggunakan teknologi satelit untuk mengungkap 'harta karun' tersembunyi dan menjaga benda-benda bersejarah.
Sang 'Indiana Jones' nyata itu ialah Sarah Parcak. Perempuan berusia 37 tahun itu dipandang sebagai seorang prajurit abad ke-21 dari kalangan ilmuwan. Dia berjasa karena berjuang menangkal penjarahan dan perusakan benda-benda antik dunia.
Baru-baru ini, berkat perjuangannya, Parcak meraih Penghargaan TED. TED merupakan singkatan dari Technology, Entertainment, Design. TED merupakan sebuah organisasi nonprofit yang mengumpulkan para tokoh inspiratif dari berbagai bidang.
Penghargaan dengan hadiah jutaan dolar AS tersebut diberikan kepada orang yang miliki visi besar. Ia juga mampu mengetuk kalangan 'tedsters' yang bernaung di organisasi nonprofit tersebut. "Kita tengah berada di titik ujung warisan budaya yang kita miliki," ucap Parcak, mengomentari nasib benda-benda antik bersejarah, seusai mendapat penghargaan.
"Kita kalah dalam berjuang melawan para penjarah. Jika kita tidak melakukan sesuatu dalam dua tahun mendatang, itu (benda-benda bersejarah) akan lenyap," jelas arkaelog yang meneliti situs di Mesir, Roma, dan lokasi peninggalan Kekaisaran Romawi itu.
Ia meminta masyarakat di seluruh dunia secepat mungkin mendeteksi aksi penjarahan benda-benda antik. Lewat penemuannya, dia juga memberi tahu para arkeolog seputar titik lokasi benda-benda bersejarah.
"Satu-satunya cara yang kita dapat lakukan ialah mencegah para penjarah dan melindungi situs-situs terkenal dunia dan hal itu menjadi bagian dari apa yang kami lakukan sebagai arkeolog," paparnya.
"Sarah (Parcak) ialah sang pengeksplorasi abad ke-21," kata Anna Verghese, Direktur TED Prize. "Kita berada di momen kritis, tetapi kami dapat memberdayakan dan membangkitkan seorang prajurit dari kalangan ilmuwan yang mencari, membagi pengalaman, dan melindungi warisan kita.(AFP/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved