Pembantai 77 Orang di Norwegia Lakukan Salam Nazi

Widhoroso
15/3/2016 17:15
Pembantai 77 Orang di Norwegia Lakukan Salam Nazi
(AP/Lise Aserud)

PELAKU utama pembunuhan 77 orang di Norwegia pada 2011, Anders Behring Breivik membuat pengunjung ruang sidang pengadilan di Skien, Norwegia, Senin (15/3). Pasalnya, pria anggota kelompok sayap kanan di Norwegia itu melakukan salam Nazi sesaat sebelum sidang dimulai.l

Breivik kembali ke ruang sidang menyusul gugatannya terhadap pemerintah Norwegia terkait perlakukan terhadap dirinya. Breivik menilai keputusan pemerintah Norwegia untuk menempatkannya di sel isolasi tidak ubahnya sebuah penyiksaan.

Breivik, 37, menilai pemerintah Norwegia melanggar dua pasal tentang dalam Konvensi Eropa Tentang Hak Asasi Manusia. Pertama, menjamin menjamin hak seseoranag dalam kehidupan pribadi dan keluarga serta berhubungan dengan orang lain.

Breivik juga menilai apa yang dilakukan pemerintah Norwegia terhadap dirinya adalah perlakuan atau hukuman yang tidak manusiawi atau merendahkan.

Breivik, menurut pengacaranya Oystein Storrvik, sangay tertekan selama menjalani isolasi di penjara Skien. "Isolasi yang dialami berdampak negatif terhadap kondisi psikologisnya," jelas Storrvik.

Pihak berwenang Norwegia beralasan larangan bagi Breivik untuk bersosialisasi dengan orang lain untuk mencegahnya membuat jaringan kelompok ekstrimis. Apa yang dijalani Breivik saat ini disebut sama sekali tidak melanggar konvensi.

Breivik merupakan pelaku tunggal aksi teror yang terjadi di Norwegia pada 2011. Setelah meledakan bom di Oslo, Breivik melakukan serangan mematikan dengan senjata api di Pulau Utoya yang menewaskan 77 orang. Oleh pengadilan, Breivik dihukum 21 penjara pada 2012. (BBC/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya