Guru di Kamp Pengungsi Palestina Raih Penghargaan Guru Terbaik Dunia

14/3/2016 23:52
Guru di Kamp Pengungsi Palestina Raih Penghargaan Guru Terbaik Dunia
(AP)

MENJADI guru di wilayah konflik Palestina, tidak menyurutkan semangat Hanan Al Hroub untuk mencerdaskan anak bangsa. Perjuangan dan kerja keras Al Hroub berbuah ganjaran predikat guru terbaik dunia, Global Teacher Prize.

Atas prestasinya tersebut, Al Hroub berhak atas hadiah sebesar US$1 juta atau sekitar Rp13 miliar. Al Hroub, yang besar di sebuah kamp pengungsi Palestina di dekat Bethlehem, sehari-harinya kini menjadi guru untuk para pengungsi.

Pengumuman penghargaan ini berlangsung di Dubai, Minggu (13/3). Dalam acara tersebut, melalui sambungan satelit, Paus Fransiskus mengatakan guru adalah pembangun perdamaian dan persatuan. Selain itu Pangeran William, pewaris urutan kedua Kerajaan Inggris, juga ikut menyampaikan ucapan selamat lewat pesan video.

Dalam pidato penerimaan hadiah, Al Hroub mengatakan guru bisa mengubah dunia. "Saya bangga menjadi guru perempuan Palestina yang berdiri di atas panggung ini," tambahnya.

Al Hroub, yang keahliannya adalah menangani anak-anak yang menderita trauma kekerasan, mengatakan akan menggunakan hadiah uang yang ia terima untuk membantu murid-muridnya.

Finalis tahun ini antara lain berasal dari Inggris, India, Kenya, Finlandia, dan Amerika Serikat.

Global Teacher Prize diberikan oleh Yayasan Varkey -yang merupakan yayasan sosial milik perusahaan pendidikan internasional, GEMS- antara lain dengan tujuan untuk meningkatkan status profesi guru. (BBC/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya