Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA kali perang dunia dan mendekam di dalam kamp konsentrasi Nazi merupakan sebagian pengalaman hidup yang pernah dilalui Yisrael Kristal. Ketika Perang Dunia I mulai berkecamuk di Eropa, pria yang lahir di Polandia itu baru menginjak remaja. Kala itu usianya 11 tahun. Dia lahir 15 September 1903, atau 3 bulan sebelum Wright Bersaudara menerbangkan pesawat bermesin pertama kali.
Pada 1945, Kristal lagi-lagi harus menyaksikan kekejaman perang. Negaranya bahkan menjadi salah satu area palagan paling sengit pada Perang Dunia II tersebut.
Tak hanya itu, ketika tentara Nazi Jerman akhirnya berhasil menduduki dan memorakporandakan Polandia, Kristal yang keturunan Yahudi ikut diciduk.
Bersama istri dan kedua anaknya, dia dijebloskan ke kamp konsentrasi di Auschwitz. Di penjara bagian barat daya Polandia itu, Kristal harus melakoni kerja paksa setiap hari. Beruntung dia mampu bertahan. Namun, tidak demikian dengan istri dan kedua anaknya yang tewas di kamp konsentrasi itu.
Perang usai, Kristal dapat menghirup udara bebas meski tubuhnya nyaris tinggal belulang. Bobotnya hanya sekitar 37 kilogram. Kini, Kristal masih hidup dan segar bugar. Usianya sekarang 112 tahun.
Jumat (11/3) lalu, Guinness World Records menobatkannya sebagai pria tertua di dunia yang masih hidup. Rekor sebelumnya dipegang Yasutaro Koide, yang wafat pada Januari lalu di usia yang sama dengan Kristal.
Rekor perempuan tertua yang masih hidup dipegang Susannah Mushatt Jones. Perempuan Amerika Serikat itu lahir pada 6 Juli 1899. Sejauh ini, rekor manusia yang paling lama bertahan hidup di muka bumi dipegang Jeanne Louise Calment. Perempuan Prancis tersebut hidup hingga berumur 122 tahun 164 hari, sebelum ajal menjemputnya pada 1997.
"Saya tidak tahu rahasia bisa berumur panjang. Saya percaya semuanya sudah digariskan Tuhan dan kita memang tidak pernah tahu apa alasannya," kata Kristal ketika ditanya soal resep berumur panjang.
Kini, Kristal bermukim di Haifa, Israel, bersama istri kedua dan putra-putrinya. "Sungguh suatu keistimewaan bisa mencapai umur seperti ini. Saya senang, dia senang," kata Shula Koperstoch, salah seorang putrinya.
Menurut Shula, ayahnya seorang yang selau berpikiran positif dan optimistis. "Dia juga memiliki hati yang mulia," ujarnya.
Tahun lalu, saat diwawancarai media Israel tentang bagaimana caranya bisa selamat di kamp konsentrasi, Kristal mengatakan, "Di sana tidak selalu tersedia makanan. Saya makan apa saja yang disediakan. Saya makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan." Kepala Guinness World Records Marco Frigatti menyatakan, "Pengalaman Kristal memberi pelajaran kepada kita tentang nilai-nilai hidup serta bagaimana mencapai usia panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved