Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH kapal selam milik Korea Utara (Korut) hilang kontak. Diduga kapal itu tenggelam. Namun, pihak militer Amerika Serikat (AS), yang selama beberapa hari ini mengintai, menyatakan kapal itu diduga mengalami kegagalan teknis selama latihan.
Dalam 3 bulan terakhir, situasi di Semenanjung Korea memang memanas. Kamis (10/3) lalu, Korut kembali melakukan uji coba rudal balistik dan membekukan aset-aset Korea Selatan (Korsel) yang ada di wilayah negeri komunis itu. Seoul memiliki dua proyek bersama dengan Pyongyang, yakni resor pariwisata Gunung Kumgang dan kawasan industri bersama Kaesong.
Saat menyikapi ulah Korut ini, Korsel menggelar latihan gabungan besar-besaran yang diikuti ratusan ribu prajurit.
Seperti diwartakan CNN, militer AS juga mengamati aktivitas pasukan Korut, termasuk pergerakan kapal selam yang hilang kontak di lepas pantai timur wilayah itu. Para pejabat AS tidak yakin kapal selam itu tenggelam, tetapi mengalami kegagalan teknis selama latihan.
Sejauh ini tidak ada pernyataan dari pihak Korut. Namun, yang pasti, negara ini mengklaim memiliki sejumlah besar cadangan rudal jarak pendek dan tengah mengembangkan rudal jarak jauh dan antarbenua. Pekan ini, Kim Jong-un memerintahkan militernya meningkatkan kemampuan serangan nuklir dengan cara meluncurkan lebih banyak uji coba senjata pemusnah massal itu.
Sementara itu dari London, Inggris, komisi PBB sedang membahas kemungkinan menjatuhkan sanksi untuk Korut terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia. Panel pakar telah dibentuk untuk membahas hal itu. "Pembentukan panel ini sebuah langkah bagus agar kita bisa fokus menindaklanjuti ke Komisi Penyidikan,'' ujar Michael Kirby, hakim dari Australia pada konferensi pers di London, kemarin.
Zeid Ra'ad al-Hussein, anggota komisi tinggi PBB untuk hak asasi manusia, mengatakan Desember merupakan waktu yang tepat membawa masalah ini ke pengadilan internasional. Kirby menambahkan, yang paling penting ialah tekanan internasional, sebab Tiongkok yang juga merupakan anggota Dewan Keamanan PBB, kerap melindungi dan menutupi situasi di Korut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved