Kecelakaan Tambang Tewaskan 36 Orang

*
28/2/2016 19:42
Kecelakaan Tambang Tewaskan 36 Orang
(thestar.com)

KORBAN tewas akibat ledakan tambang di Rusia bertambah menjadi 36 orang Minggu (28/2). Sebelumnya, pejabat resmi mengatakan 26 penambang yang sebelumnya hilang tidak mungkin selamat dan 6 orang tewas dalam sebuah ledakan baru.

Kamis (25/2) empat penambang tewas dan 26 orang dinyatakan hilang setelah terjadi ledakan gas metana yang meruntuhkan tambang Severnaya yang memiliki kedalaman 748 meter di kota Vorkuta, Rusia.

"Menurut dewan ahli teknis, 26 orang yang belum ditemukan tidak memiliki kesempatan untuk selamat" juru bicara perusahan tambang Vorkutaugol, Tatyana Bushkova seraya mengatakan operasi pencarian telah dihentikan.

Ledakan gas metana kembali terjadi Minggu (28/2) dan menewaskan enam orang yang kebanyakan adalah regu penyelamat yang tengah melakukan operasi pencariaan terhadap 26 pekerja tambang yang hilang tiga hari lalu. Pemerintah mengerahkan operasi pencarian besar-besaran melibatkan ratusan petugas penyelamat yang mengorbankan nyawa mereka selama operasi pencarian karena dilakukan dalam kondisi sulit termasuk minimnya jarak penglihatan, udara yang tercemar gas, dan reruntuhan tambang.

Pemerintah Rusia dan perusahaan tambang sampai saat ini menolak menyatakan pekerja tambang yang hilang telah tewas meskipun mereka tidak berhasil melakukan kontak dengan mereka selama beberapa hari ini. Namun kembalinya terjadi ledakan akhirnya memaksa otoritas mengakui tidak ada yang bisa selamat dari ledakan tersebut.

"Sayang sekali, harus kita akui kondisi di semua bagian tambang saat ini tidak memungkinkan seseorang bertahan hidup" Ujar menteri kedaruratan Rusia, Vladimir Puchkov.

Presiden Rusia, Vladimir Putin menugaskan pemerintah dengan membentuk komisi khusus untuk menyelidiki kecelakaan. Komisi investigasi telah membuka penyelidikan kriminal terhadap pelanggaran aturan keselamatan dan telah mengerahkan tenaga ahli forensik dan penyidik ke lokasi ledakan.

Kecelakaan tambang cukup sering terjadi di Rusia dan negara bekas Uni Soviet lainnya, karena banyak infrastruktur yang belum diperbaharui sejak era komunis. Pada 2010, 91 orang tewas termasuk pekerja tambang dan regu penyelamat setelah terjadi ledakan gas metana di tambang Raspadskaya di wilayah Siberia, Kemerovo.

Kecelakaan tambang juga terjadi pada 2007 yang menewaskan 110 orang di areal tambang Ulyanovskaya dan menjadi kecelakan tambang paling buruk sejak Uni Soviet runtuh pada tahun 1991. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya