Ribuan Imigran dan Pengungsi Terlantar di Perbatasan Yunani

Thomas Harming Suwarta
28/2/2016 19:04
Ribuan Imigran dan Pengungsi Terlantar di Perbatasan Yunani
(AFP)

SEKITAR 6.500 pengungsi dan imigran tertahan di penampungan Idomeni, wilayah utara Yunani yang berbatasan dengan Makedonia. Hal tersebut terjadi pascaditerapkannya pembatasan harian bagi kedatangan kaum migran oleh empat negara Balkan yaitu Slovenia, Kroasia, Serbia, dan Makedonia.

Pekan lalu Makedonia mulai menolak masuknya warga Afghanistan dan memperketat pemeriksaan dokumen warga Suriah dan Irak sehingga memperlambat perjalanan imigran dan pengungsi. Situasi makin memburuk setelah anggota Uni Eropa, Slovenia dan Kroasia, serta Serbia dan Makedonia, membatasi jumlah migran yang masuk setiap hari hanya 580 orang.

Kebijakan pembatasan harian bagi masuknya imigran dan pengungsi ini oleh 4 negara Balkan menyusul pengumuman Austria yang mengatakan hanya akan memungkinkan 80 orang saja per hari untuk mencari suaka.

Langkah itu telah memicu ketegangan antara Athena dan Wina. Yunani kuatir hal tersebut memicu efek domino karena pasti ribuan pengungsi dan imigran akan terdampak di wilayahnya setelah melintas dengan perahu dari Turki.

Kontrol yang lebih ketat dan pembatasan tersebut menyebabkan ribuan pendatang, termasuk anak-anak telantar di Yunani. Sejauh ini, krisis migran menjadi kasus terburuk sejak Perang Dunia II dan menunjukkan tidak adanya tanda-tanda akan berkesudahan.

Ketegangan pun makin meningkat di sepanjang perbatasan sehari sebelumnya, yang mana sekitar 400 orang migran menggelar protes yang mendesak masuk ke Makedonia. Pekan lalu, Uni Eropa mengatakan Austria yang membatasi pencari suaka adalah jelas tidak sesuai dengan hukum Eropa dan internasional. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya