Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Yaman menuduh kelompok militan Syiah Libanon, Hezbollah, turut memperkeruh konflik politik di Yaman.
Pasalnya, Hezbollah telah mengirim para pejuangnya untuk untuk menyokong kelompok pemberontak Syiah, Houthi, yang didukung Iran.
Juru bicara pemerintah Yaman, Rajih Badi, mengatakan pihaknya memiliki bukti kuat keterlibatan milisi Hezbollah dalam memerangi rakyat Yaman.
Bahkan para pejuang Hezbollah terlihat bersiaga di sepanjang wilayah perbatasan antara Yaman dan Saudi.
Serangan kelompok Houthi telah membunuh sekitar 90 warga Saudi yang berada di daerah perbatasan Saudi-Yaman sejak Maret tahun lalu.
Aksi penyerangan Houthi tersebut diduga kuat melibatkan pejuang Hezbollah.
"Bukti-bukti itu terdokumentasi dan Hezbollah tidak bisa menyangkal peran mereka dalam kehancuran atas kontribusi dukungan moral dan logistik bagi pemberontak (Houthi)," ungkap Badi.
Pemerintah Arab Saudi yang didominasi Sunni memimpin koalisi Arab melawan pemberontak Syiah Houthi di Yaman.
Sejumlah negara Teluk yang menjadi sekutu Saudi mengerahkan sejumlah jet tempur untuk menggempur milisi Houthi yang anti-Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan perang Yaman telah menyebabkan lebih dari 6.000 orang tewas. Perang saudara tersebut tampaknya belum akan berakhir.
Pekan lalu, Riyadh telah menghentikan bantuan dana militer US$3 miliar untuk Beirut dalam merespons posisi Hezbollah yang mendukung rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Dalam sebuah komentar, Hezbollah yang didukung Iran menyebut penghentian bantuan militer itu disebabkan tekanan ekonomi yang diakibatkan dari perang di Yaman.
Hezbollah menilai Saudi menghentikan bantuan karena harga minyak yang terus merosot.
Dengan rendahnya pemasukan dari sektor minyak, Saudi tidak lagi mampu memberi dana kepada kelompok politik yang didukungnya di Libanon.
Menteri Pertahanan Arab Saudi Brigadir Jenderal Ahmad Asiri menyatakan ada tentara bayaran dari Iran serta beberapa unsur milisi Hezbollah yang mendukung Houthi di Yaman.
Sebagai bukti, Asiri menyebut pihaknya menemukan rekaman audio yang mengonfirmasi kehadiran Hezbollah di perbatasan Yaman-Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved