Tembaki Warga, Pengemudi Taksi Uber Dibekuk Polisi

Thomas Harming Suwarta
22/2/2016 21:16
Tembaki Warga, Pengemudi Taksi Uber Dibekuk Polisi
(AFP/TASOS KATOPODIS)

KEPOLISIAN Negara Bagian Michigan, Amerika Serikat menangkap pelaku penembakan yang menewaskan enam orang dan melukai dua orang lainnya, Minggu (21/2) waktu setempat. Pelaku, Jason Brian Dalton, 45, yang merupakan pengemudi taksi Uber, ditangkap. Polisi juga menyita sepucuk pistol semi-otomatis.

Pihak Uketika dikonfirmasi menyebutkan berdasarkan data yang mereka miliki, Dalton tidak memiliki catatan kriminal apapun. "Kami tentu ikut membantu polisi melakukan penyelidikan atas kaasus ini,” ujar Kepala Keamanan Uber Joe Sullivan dalam sebuah pernyataannya.

Dalton ditangkap pukul 00.40 dini hari waktu setempat setelah sebelumnya melepaskan tembakan secara acak di tiga lokasi berbeda di kota Kalamazoo. Akibat aksi membabi-buta ini, seorang perempuan terluka parah di kompleks perumahan Meadows Townhomes, dua orang tewas di sebuah dealer mobil KIA, dan empat lagi ditembak di sebuah restoran dan seorang gadis remaja terluka parah.

Warga setempat, Matt Mellen mengaku sebelum kejadian, dia menjadi penumpang taksi yang dikemudikan pelaku. Menurut Mellen pelaku mengemudikan taksinya dalam kecepatan yang tinggi.

"Saat akan berhenti tetapi dia tidak berhenti. Saya akhirnya melompat keluar dari mobil lalu melarikan diri,” ujarnya.

Mellen mengatakan Dalton memperkenalkan dirinya dengan nama berbeda dari yang tertera. "Dia seolah melihat saya seperti, ‘Bukannya Anda ingin tiba di rumah teman Anda?’ dan saya bilang, ‘Saya ingin tiba di sana hidup-hidup,’” ujar Mellen.

Mellen ingat ia keluar dari mobil yang dikemudikan Dalton dan segera menelepon nomor darurat di 911. Ia juga sempat mengambil gambar pelaku dan memostingnya di facebooki sebagai peringatan bagi penumpang yang lain.

Sementara itu Jaksa Wilayah Kalamazoo, Jeffrey Getting mengatakan, tersangka penembakan akan dihadapkan ke pengadilan pada Senin (22/2) waktu setempat. Tersangka kemungkinan bakal dijerat dengan dakwaan pembunuhan dan penyerangan yang mengakibatkan korban meninggal dan terluka.

Dalton diketahi sudah menikah dan memiliki dua anak, usia 15 dan 10 tahun. Berdasarkan keterangan tetangganya, keluarga Dalton adalah orang baik dan memiliki hobi mekanik. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya