Gila! Kanguru Mau Dipakai Dalam Serangan Bom

Widhoroso
29/1/2016 05:49
Gila! Kanguru Mau Dipakai Dalam Serangan Bom
(AFP/WILLIAM WEST)

Walau berusia 15 tahun, seorang anak asal Blackburn, Lancashire, Inggris menjadi perencana serangan teroris dalam parade Anzac Day di Melbourne, April 2015 lalu. Gilanya, serangan itu akan menggunakan kanguru yang sudah dipasangi bom.

Ia juga berencana mencat kanguru itu dengan simbol Islamic State (IS). Serangan itu direncanakan akan menjadikan polisi Australia sebagai sasaran utama

Rencana tersebut tercantum dalam dokumen sidang pengadilan anak tersebut. Saat ini, bocah yang diyakini sebagai teroris termuda di Inggris itu telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan Manchester, Inggris. Namun, bocah yang namanya dirahasiakan itu bisa bebas bersyarat dalam waktu lima tahun.

Dalam sidang terungkap, sang bocah berkomunikaksi dengan remaja Australia berusia 19 tahun, Sevdit Besim yang juga merupakan simpatisan IS. Keduanya berkomunikasi untuk merancang serangan teror di Melbourne yang jika terlaksana bisa menelan korban jiwa dalam jumlah tidak sedikit.

"Saya siap untuk melawan anjing-anjing itu (polisi). Saya senang bila bisa mengambil nyawa beberapa polisi," tulis Besim saat berkorespondensi dengan si bocah asal Inggris.

Besim sendiri saat ini sedang menjalani sidang kasus terorisme. Ia dituding terlibat dalam rencana serangan teroris April tahun lalu. Jika terbukti, Besim terancam hukuman penjara seumur hidup.

Menurut polisi, Besim termotivasi dengan ideologi radikal dan sangat mendukung organisasi teroris, terutama IS. (the mirror/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya