Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 13 warga negara (WN) Kosta Rika tewas akibat sebuah kapal kecil yang membawa 32 turis dari Amerika Latin, Amerika Serikat (AS), dan Inggris tenggelam dekat Pulau Little Corn, Nikaragua, yang berada di kepulauan Karibia, Sabtu (23/1) waktu setempat.
Ibu Negara Nikaragua, Rosario Murillo, mengatakan kapal yang tenggelam membawa 32 penumpang. Sebanyak 13 orang kehilangan nyawa dan mereka yang tewas adalah warga negara Kosta Rika.
Murillo menambahkan para penumpang yang selamat dibawa ke Pulau Big Corn. Lokasi pulau tersebut berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Ini adalah sebuah tragedi. Mereka merupakan turis yang tengah berlibur ke Pulau Little Corn dan mereka tetap berangkat meski, menurut angkatan laut kami, sudah diberi tahu untuk tidak berangkat," jelasnya.
Sebagian besar warga Kosta Rika yang tenggelam dan tewas ialah perempuan. Laporan tersebut didasarkan pada daftar dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Kosta Rika.
Pihaknya menambahkan, dua warga Kosta Rika yang tewas tersebut telah lama menetap di Amerika Serikat (AS).
Juru bicara Kemenlu Kosta Rika melaporkan sejumlah penumpang selamat di antaranya 13 orang dari Kosta Rika, dua asal AS, dua dari Inggris, dan satu dari Brasil.
Warga Inggris yang selamat merupakan pasangan suami istri, Edward dan Charlotte Beckett. Mereka menjelaskan kapal tenggelam saat menuju Reina del Cariba atau 'Ratu Karibia'.
Mereka mengakui saat itu cuaca sangat buruk. Angin bertiup sangat kencang. Kapal yang ditumpangi mereka tenggelam tidak jauh dari Pulau Corn.
Komandan Angkatan Laut Kawasan Karibia Utara Nikaragua, Mario Barrois, mengatakan 13 korban tewas asal Kosta Rika sedang melakukan perjalanan ke lokasi wisata Reina del Caribe.
Berrios menambahkan kapten kapal dan pemilik kapal telah ditahan karena kapal dianggap tidak sesuai prosedur. Kapal itu juga tidak seharusnya berlayar selama cuaca buruk sedang melanda di kawasan tersebut beberapa hari terakhir.
Otoritas sebelumnya menunda kapal untuk berangkat karena angin mencapai 29-35 mph.
"Ada peringatan bahwa kondisi cuaca akan buruk, namun tampaknya hal itu diabaikan dan tragedi ini terjadi," kata Berrios.
Otoritas Nikaragua bekerja sama dengan Kosta Rika untuk memulangkan jenazah korban, kemarin.
Kepulauan Corn, terdiri dari Pulau Big Corn dan Pulau Little Corn, berada sekitar 70 kilometer dari Nikaragua. Meskipun terpencil, keduanya menjadi tujuan wisata favorit para turis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved