Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POUND sterling, Selasa (12/3), terjun bebas setelah rencana Inggris meninggalkan Uni Eropa (UE) mendapat pukulan telak setelah parlemen Inggris menolak kesepakatan Brexit yang dicapai oleh Perdana Menteri Theresa May dan UE.
Pound sterling mengalami penurunan terbesar pada Selasa (12/3) pagi saat salah satu penasehat utama pemerintah Inggris, Jaksa Agung Geoffrey Cox, mengatakan kesepakatan yang dicapai May dengan UE tidak akan mengubah risiko legal Inggris.
"Pound sterling terjun bebas menanggapi pernyataan Cox," ungkap analis ThinkMarkets Naeem Aslam.
Baca juga: Anggota Parlemen Inggris Tolak Kesepakatan May dengan UE
"Pendapatnya sangat penting. Kini, dia dengan tegas mengatakan kesepakatan yang baru itu tidak berarti. Itu berarti pintu terbuka lebar bagi pound sterling untuk kembali melemah." imbuhnya.
Pelemahan itu benar terjadi dengan pound sterling mencapai titik terendah US$1,3005 dari sebelumnya US$1,3143 sebelum pernyataan Cox. Adapun euro menguat dari 86,55 pence menjadi 87,75 pence.
Padahal, sebelumnya, pascakabar May mencapai kata sepakat dengan UE, pound sterling mencapai angka tertingginya dalam tiga pekan US$1,3289 dan 84,76 pence untuk euro. (AFP/OL-2)
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Laporan itu menyebut bahwa DST mengenakan pungutan sebesar 2% atas pendapatan di Inggris dari mesin pencari (search engine) besar.
Mereka mendesak pemerintah Inggris menerapkan pembatasan sewa dan melakukan intervensi di sektor perumahan.
IRGC bongkar sel tentara bayaran di Azerbaijan Timur, Kerman, & Mazandaran. Ratusan orang ditangkap atas tuduhan spionase dan rencana sabotase ekonomi di Iran
Inggris dan Prancis pimpin pembentukan pasukan internasional di Selat Hormuz guna amankan jalur perdagangan global tanpa melibatkan AS, Israel, dan Iran.
Pada Selasa malam, Presiden AS Donald Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai gencatan senjata selama dua pekan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved