Human Rights Watch Desak PBB Jatuhkan Embargo Militer atas Suriah
Yanurisa Ananta
20/8/2015 00:00
(Douma Revolution via AP)
Human Watch Rights (HWR), Kamis (20/8), mendesak PBB untuk memberlakukan embargo senjata pada pemerintah Suriah. Hal ini dilakukan mengingat serangan udara di Douma, luar Damaskus, menewaskan 100 warga sipil.
HWR yang berbasis di New York mengatakan serangan hari Minggu lalu di Douma mencerminkan pemerintah Suriah telah abai terhadap warga sipil. Pasalnya, serangan tersebut kebanyakan menewaskan warga sipil dan menyerang pusat perbelanjaan.
"Pembantaian terakhir menjadi pengingat mendesaknya kebutuhan Dewan Keamanan untuk beraksi dan mengambil langkah untuk menghentikan serangan yang sembarangan," kata Direktur HRW perwakilan Timur Tengah Nadim Houry.
HRW mengatakan Dewan Keamanan PBB gagal menegakkan resolusinya sendiri, yakni menyudahi serangan terhadap warga sipil dan penggunaan sembarangan senjata di tempat-tempat ramai.
Berdasarkan Observatorium Hak Asasi Manusia untuk Suriah yang berbasis di Inggris, serangan tersebut memakan korban jiwa hingga 96 jiwa. Sementara, HRW melaporkan ada 112 orang tewas. Hal ini mendesak bagi PBB untuk memantau serangan tersebut.
"Berapa banyak lagi nyawa akan hilang sebelum Dewan Keamanan membuktikan perkataannya sendiri?" kata Houry. (AFP/Q-1)