SETIDAKNYA 14 orang terbunuh dan 11 lainnya terluka, pada Selasa (7/7) pagi, akibat serangan yang dilakukan kelompok bersenjata di area pasar ternak Soko Mbuzi, dekat Kota Mandera, Kenya sebelah timur laut yang berbatasan dengan Somalia dan Ethiopia.
"Orang-orang sedang tidur ketika serangan itu terjadi. Para penyerang datang dan melemparkan peledak ke rumah-rumah," jelas Komisioner Kota Mandera Alex Ole Nkoyo.
Nkoyo juga memperkirakan, "Jika dilihat dari cara penyerangannya, serangan ini dilakukan oleh kelompok Al-Shabaab. Mereka biasanya menggunakan bahan peledak dan senjata." Kelompok Al-Shabaab sendiri belum mengeluarkan pengakuan atas serangan tersebut.
Palang Merah Kenya telah membawa 11 warga yang terluka ke rumah sakit, juga telah mengerahkan pesawat medis untuk mengevakuasi korban luka yang kritis ke Ibu Kota Nairobi.
Kelompok ekstremis Al-Shabaab yang melawan pemerintahan Somalia dukungan Barat berkaitan dengan jaringan Al-Qaeda. Sudah beberapa tahun belakangan ini, Al-Shabaab terpojok di Somalia sehingga menargetkan Kenya.
Pada awal April lalu, Al-Shabaab menyerang universitas di Garissa, Kenya, dan membunuh 148 orang terutama para mahasiswa. Sebelumnya, pada 2013, empat anggota milisi Al-Shabaab menyerang Mal Westgate di Nairobi dan membunuh 67 orang. (AFP)