Pembunuhan Perempuan Jadi Epidemi di Honduras

Basuki Eka Purnama
25/6/2015 00:00
Pembunuhan Perempuan Jadi Epidemi di Honduras
(AFP)
JUMLAH perempuan yang tewas akibat pembunuhan dengan kekerasan mengalami peningkatan drastis di Honduras yang selama ini menyandang gelar negara paling mematikan di dunia. Jumlah itu bahkan mencapai tingkat epidemi.

Jumlah kematian perempuan akibat kekerasan di negara Amerika Latin itu meningkat 263% antara 2005 dan 2013. Hal itu terungkap dalam penelitian yang dilakukan Women's Rights Center. Laporan itu menyebut 12 dari setiap 100 ribu warga Honduras meninggal dunia akibat aksi kekerasan.

Menurut WHO, epidemi adalah jika jumlah kematian akibat sutau hal mencapai setidaknya 8,8 kematian per 100 ribu penduduk.

"Karenanya, kejahatan kekerasan terhadap perempuan telah mencapai kadar epidemi," ujar juru bicara Women;s Rights Center Claudia Hermannsdorfer.

Kelompok itu mengungkapkan, pada 2013, seorang perempuan tewas setiap 14 jam dengan jumlah korban tewas sebanyak 636 orang pada tahun itu saja.

Minimnya penegakkan hukum di negara itu dibuktikan dengan 94% dari kasus pembunuhan terhadap perempuan tidak terselesaikan. (AFP/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya