Kuba Segera Rilis Wifi untuk Publik

Basuki Eka Purnama
19/6/2015 00:00
Kuba Segera Rilis Wifi untuk Publik
(AP/Desmond Boylan)
PEMERINTAH Kuba, Kamis (18/6), mengungkapkan rencana untuk menyiapkan 35 hotspot wifi untuk publik dan memangkas tarif untuk berselancar di dunia maya. Hal itu dilakukan untuk memperluas akses internet di salah negara paling tidak terkoneksi internet di dunia.

Perusahaan telekomunikasi milik pemerintah Etecsa mengatakan hotspot itu akan ditempatkan di berbagai lokasi publik dan akan mulai beroperasi pada Juli mendatang.

"Ini adalah langkah pertama untuk meningkatkan akses internet," ujar Kepala Komunikasi Etecsa Luis Manuel Diaz.
Untuk mengakses wifi tersebut, pengguna harus membuat akun di Etecsa seharga US$1,5 (sekitar Rp20 ribu) dan membayar tarif per jam.

Etecsa juga mengumumkan rencana untuk memangkas biaya akses internet menjadi hanya US$2 (sekitar Rp26 ribu) per jam dari tarif saat ini US$4,5 (sekitar Rp60 ribu).

Sejak 2013, Kuba memiliki 155 internet cafe dimana para pengguna bisa berselancar di internet dengan tarif per jam. Namun, biaya untuk menggunakan internet cukup mahal di negara dengan warganya memiliki pendapatan rata sebesar
US$20 (sekitar Rp267 ribu) per bulan.

Akses internet di rumah dibatasi hanya untuk sejumlah profesi seperti wartawan, dosen, dan mahasiswa.

Menurut laporan International Telecommunications Union, hanya 3,4% rumah tangga di Kuba tersambung dengan internet pada 2013.

Presiden Kuba Raul Castro mengatakan dirinya menargetkan seluruh warga Kuba tersambung dengan internet pada 2020. (AFP/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya