Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
WAJAH dunia pendidikan kembali tercoreng dengan ditemukannya dugaan pembocoran soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN) tingkat SMA/SMK/MA di Jabodetabek.
Namun, Kepala SMKN 38 Jakarta Siti Habibah memastikan hal itu tak akan terjadi di sekolahnya.
“Sekolah kami mengedepankan integritas dan kejujuran. Untuk apa nilai anak didik kami tinggi, tapi tak punya integritas apalagi kejujuran?” ujar Habibah seusai mengawasi pelaksanaan USBN di sekolahnya, kemarin.
Pendidikan akan integritas dan kejujuran kepada siswa, sambungnya, jauh lebih penting ketimbang perolehan nilai siswa dalam ujian karena hal itu menyangkut nilai-nilai keluhuran manusia.
“Itu modal dasar. Jika modal dasar itu sudah kita tanamkan sejak awal, baru kita masuk ke wilayah penguasaan materi ujian,” ujar Habibah.
Di SMKN 38 Jakarta, ada 107 siswa yang tengah menjalani USBN. Mereka terbagi dalam tiga jurusan konsentrasi, yakni tata boga, tata busana, dan akomodasi perhotelan.
Sekolah yang tahun sebelumnya berada di peringkat dua dalam hal integritas sekolah se-DKI Jakarta I itu tetap berambisi meraih peringkat pertama sekolah berintegritas.
Berbagai upaya pun dilakukan, salah satunya dengan makin mendekatkan hubungan antara guru dan siswa didik, termasuk guru dan orangtua murid.
“Peran guru harus dekat dengan siswa dan orangtua siswa karena sekolah bertugas mendidik manusia dari berbagai aspek yang menjadikan mereka penerus bangsa yang memiliki nilai luhur. Jika komunikasi antara guru dan siswa, bersama orang -tuanya juga tinggi, di situ akan lahir integritas dan kejujuran bersama. Semua pihak akan malu untuk berbuat curang,” kata Habibah.
Pas kelulusan nanti, pihak sekolah juga sudah merencakan kegiatan job fair sebagai pengganti kegiatan siswa yang suka coret-coret baju. Sekolah ingin mengajak para siswa untuk mengubah euforia mereka ke hal yang positif.
“Kami berusaha memberikan kegiatan yang bermanfaat pada saat kelulusan, 11 April nanti. Pada job fair itu, kami menggandeng sejumlah home industry, perusahaan, dan delapan perguruan tinggi. Tujuannya untuk memudahkan siswa dalam memilih, apakah ingin segera masuk ke dunia kerja atau melanjutkan kuliah. Acara ini jauh lebih baik ketimbang mereka meluapkan kegembiraan mereka dengan coret-coret baju,” papar Habibah. (Sru/J-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved