Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKOLAH Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kasih Bangsa bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar seminar bertajuk “Pemantapan Kader Bela Negara Angkatan I Tahun 2017” di Jakarta, Kamis (6/3). Tujuannya ialah untuk membekali mahasiswa pemahaman bela negara.
Ketua STIE Kasih Bangsa Ekawahyu Kasih menilai penting upaya menumbuhkan rasa cinta Tanah Air kepada generasi penerus khususnya mahasiswa. Pasalnya, belakangan semakin mencuat paham radikalisme yang dikhawatirkan dapat mengancam keutuhan bangsa.
"Saat ini, bela negara tidak hanya identik dengan mengangkat senjata tetapi diwujudkan dengan meningkatkan kualitas SDM dan keahlian. Yang terpenting, generasi muda mengedepankan toleransi dalam berbangsa dan bernegara," ujarnya.
Melalui seminar tersebut, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan serta pemahaman bela negara. Sehingga nantinya tidak akan mudah terbawa arus kepada paham atau ideologi yang mencoba menggantikan Pancasila sebagai ideologi negara.
Terdapat tiga materi yang disampaikan dalam seminar yaitu Aktualisasi Sumpah Pemuda Guna Meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Membangun Jiwa Kepemimpinan dalam rangka Bela Negara, dan Pancasila Sumber Nilai-Nilai Kebangsaan.
"Mahasiswa yang ikut kebanyakan mereka yang akan diwisuda. Ini bisa jadi bekal untuk ke depan bisa menularkan semangat toleransi terhadap sesama serta menghargai kebhinekaan," tandasnya.
Hadir dalam acara tersebut, Pelaksana Tugas Direktur Pemantapan Nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI Paulina Theresia. Ia menilai selama ini generasi muda kerap melupakan nilai luhur dari Pancasila dan tidak lagi menjadikannya sebagai pedoman kehidupan bermasayarakat.
Akibatnya, tidak jarang munculnya gesekan-gesekan yang memicu perdebatan menyangkut Suku Ras Agama dan Antar golongan (SARA). Padahal kalau semua memegang teguh terhadap Pancasila, mesti di era seperti sekarang ini sudah tidak ada lagi perdebatan tentang SARA.
"Pancasila mengajarkan kepada kita bagaimana toleransi bisa diimplementasikan ke kehidupan sehari-hari. Saya yakin tidak akan ada lagi perpecahan kalau kita kembali ke Pancasila," pungkasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved