Global Sevilla Kembangkan Pluralisme

Bay/H-2
06/4/2017 07:25
Global Sevilla Kembangkan Pluralisme
(Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (kiri) saat kegiatan pemasangan tiang pancang pembangunan sarana sekola Gloval Sevilla, Pulomas, Jakarta, Rabu (5/4). -- ANTARA FOTO/HO/Doni)

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berharap Sekolah Internasional Global Sevilla dapat menjadi model pengembangan pendidikan karakter, salah satu program yang tengah dikembangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sekolah itu juga diharapkan dapat merawat kebinekaan dan pluralisme. Apalagi, pendidikan karakter telah digagas sejak era Presiden Soekarno.

Berbagai model kurikulum juga tengah digodok dan diimplementasikan untuk pendidikan karakter, antara lain melalui Kurikulum 2013.

“Saya apresiasi Ibu Omi Nurcholis Madjid selaku pembina sekolan ini untuk terus mengembangkan pendidikan karakter sekaligus merawat kebinekaan yang merupakan anugerah Tuhan,” kata Muhadjir saat pemasangan tiang pancang pembangunan gedung untuk pengembangan karakter dan pluralisme Sekolah Global Sevilla di Pulo Mas, Jakarta Timur, kemarin.

Ia mengungkapkan, saat dirinya ditunjuk menjadi Mendikbud, Presiden Jokowi mengamanatkan agar pendidikan karakter di sekolah digeber.

“Bapak Presiden pernah menyatakan kurang puas dengan pendidikan karakter yang ada. Atas arahan Presiden, kami menitikberatkan pendidikan karakter di tingkat dasar, jenjang SD dan SMP,” katanya.

Sesuai Nawa Cita, kata Muhadjir, pendidikan karakter mendapat porsi 70% dan 30% lagi untuk ranah pengetahuan. Oleh karena itu, pihaknya mengimplementasikan pendidikan karakter dalam bentuk program ­Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Sementara itu, Omi Komaria Nurcholis Madjid menyatakan pendidikan karakter merupakan cita-cita pendiri Global Sevilla, mendiang Nurcho­lish Madjid. Salah satu gedung yang akan dibangun diperuntukkan sebagai pusat studi agama, yakni tempat siswa dan guru dapat menjalankan ibadah masing-masing dan mempraktikkan toleransi, saling menghormati antaragama dan kepercayaan. (Bay/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya