Presiden Silaturahmi dengan Ulama di Istana Merdeka

Achmad Zulfikar Fazli/MTVN
04/4/2017 15:11
Presiden Silaturahmi dengan Ulama di Istana Merdeka
(MI/Panca Syurkani)

PRESIDEN Joko Widodo bersilaturahmi dengan tokoh ulama dari berbagai daerah di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Dalam silaturahmi itu, Presiden menghargai peran dan usaha para ulama dalam membina dan mengawal umat Islam untuk memelihara semangat kebersamaan, dan kedamaian.

"Ini juga karena berkat bimbingan para ulama dalam mendinginkan suasana di kotanya, di daerahnya dalam menyejukkan kita semua dalam kehidupan sehari-hari," kata Presiden saat membuka silaturahmi dengan para ulama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/4).

Presiden pun kembali menitipkan kepada para ulama untuk tetap menjaga kesejukan dengan mendinginkan situasi di kota dan daerahnya masing-masing. Sehingga, Indonesia bisa terus kondusif.

"Kita jaga bersama-sama antara ulama dan dan umaroh sehingga negara kita selalu dalam keadaan damai," ujar dia.

Presiden pun sempat menjelaskan sekilas tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Secara umum, kata dia, pertumbuhan ekonomi bisa terjaga di angka 5,02% pada 2016.

Sementara itu, posisi pengendalian harga juga tercermin dengan inflasi yang terus bisa dijaga dalam posisi 3,02%. Menurut dia, keadaan ini harus terus dijaga oleh semua pihak.

"Tapi harus kita sampaikan apa adanya bahwa tantangan negara bangsa kita adalah kesenjangan, masalah keadilan ekonomi, masalah pemerataan ekonomi," kata dia.

Para ulama yang hadir di Istana Merdeka antara lain;

1. KH Irfan Wahid (putra KH Sholadudin Wahid), pimpinan Pondeok Pesantren Tebuireng.

2. KH Sanusi Baco, Rais Syuriah NU Sulawesi Selatan

3. Dr Hardadi, cendekiawan Islam

4. KH Syukorn Makmun, pimpinan Pondok Pesantren Darurohman, Jakarta.

5. KH Drs Ahmad Musthofa, pimpinan Pondok Pesantren Modern Pabelan, Magelang.

6. KH Abdullah Zaidi, pimpinan Pondok Pesantren Al Irsyad, Jakarta.

7. KH Muhtadi Dimyati, pimpinan Pondok Pesantren Cidahu Pandeglang, Banten.

8. Prof Dr Maman Abdurrahman, Ketua MAJ dan Penasehat Persatuan Islam (Persis).

9. Dr KH Jeje Jaenudin, Wakil Ketua Umum Persatuan Islam.

10. Ust Ahmad Parlaungan Tanjung, pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta.

11. Dr Rahman Sabon Nama, cendekiawan Islam.

12. Dr Yusnar Yusuf Rangkuti, Ketua Umum Al Wasliah.

13. KH Ahmad Sadeli Karim, Ketua Umum Mathla'ul Anwar, Banten.

14. Hk Siti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, Ketua Umum Nadhatul Wathan, Mataram.

15. Dr Ir Lukmanul Hakim, Ketua Umum Al Ittihadiyah.

16. KH Sholeh Hasan, pimpinan Pondok Pesantren Khoriatul Umah, Bandung.

17. KH Hasib Wahab Khasbullah, pimpinan Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang.

18. KH Subhan Makmun, pimpinan Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi, Brebes.

19. KH Jazuli Kasmani, pimpinan Pondok Pesantren Al Muttaqien Pancasila Sakti, Klaten.

20. KH Aris Ni'matullah, pimpinan Pondok Pesantren Buntet, Cirebon.

(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya