Siklon Tropis Caleb, BMKG Peringatkan Waspada Hujan Lebat

Ilham Wibowo/MTVN
24/3/2017 10:30
Siklon Tropis Caleb, BMKG Peringatkan Waspada Hujan Lebat
(BMKG)

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberi informasi peringatan agar mewaspadai potensi hujan lebat lantaran Siklon Tropis Caleb. Situasi cuaca tersebut dipredikasi terjadi beberapa hari ke depan.

Deputi BMKG Bidang Meteorologi Yunus S. Swarinoto menyampaikan, idntifikasi cuaca tersebut berdasarkan hasil anaslisis dinamika atmosfer.

Siklon Tropis Caleb tumbuh di sekitar Samudera Hindia , sebelah Barat Daya Lampung dengan pergerakan kearah Selatan-Tenggara. Sementara kecepatan angin maksimum disekitarnya mencapai 35 knots, dan tekanan udara di pusatnya mencapai 997 mb.

Menurut Yunus adanya pertumbuhan Siklon Caleb dan tumbuhnya pola tekanan rendah lainnya di sekitar perairan Barat Utara Australia menyebabkan terjadinya pertemuan angin di sekitar wilayah Barat Sumatra hingga Selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Selatan Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat hingga selatan, Sulawesi selatan, dan sekitar Maluku.

"Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia dalam periode beberapa hari kedepan," kata Yunus melaui siaran pers di Jakarta, Jumat (24/3).

Masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan jalan licin. Selain itu, lanjut Yunus, potensi angin kencang juga perlu diwaspadai di kawasan pesisir laut.

Gelombang laut diprediksi akan meningkat dengan ketinggian antara 2,5 – 4,0 meter di Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Selatan Jawa Timur, Samudera Hindia dan Selatan Nusa Tenggara Barat.

"Bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan dan masyarakat di wilayah pesisir dihimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi," ucapnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya