Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK lima Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia terpilih meraih kerja sama penelitian senilai US$20 juta (sekitar Rp260 miliar) dengan sejumlah perguruan tinggi Amerika Serikat.
Mereka adalah Universitas Indonesia (UI) Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, lima PTN yang ditunjuk untuk melakukan penelitian bersama juga bertanggung jawab untuk membina kampus lain terkait penelitian serupa.
"SHERA ini menjadi wahana untuk mengembangkan riset dalam negeri. Kerja sama ini tak hanya sebatas pada publikasi saja, tapi sampai pada prototip dan inovasi. Saya berharap PTN yang bermitra mampu mengembangkan riset yang baik dengan kampus-kampus di Amerika,”kata M Nasir pada peluncuran Program USAID’s Sustainable Higher Education Research Alliances (USAID SHERA) di Auditorium Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa (21/3)
Penunjukkan lima PTN telah melalui seleksi dan penilaian. Dikatakan Projek SHERA ini merupakan satu dari beberapa projek penelitian dalam bidang energi, ICT, environment dan lain-lain.
”Mulanya ada 67 proposal dari PTN untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi di Amerika. Sebanyak 48 lolos seleksi administratif lalu dihasilkan 17 proposal terbai dan diseleksi men jadi 13 proposal, dan dalam sidang dipilih 5 proposal saja dari UI, UGM, IPB, Unpad dan ITB," ungkap Nasir.
Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Brian McFeeters yang hadir pada acara tersebut mengatakan, dana senilai US$20 juta itu merupakan hibah dalam meningkatkan kapasitas perguruan tinggi guna menghasilkan penelitian bertaraf internasional.
Penelitian yang dilakukan berbasis kerja sama melalui Pusat Kolaborasi Riset atau Center for Collaborative Research (CCR) yang diusung USAID SHERA, dan menjadi wadah para akademisi, peneliti, Pemerintah Daerah, pihak swasta dan NGO di Indonesia dan Amerika Serikat.
"Pembentukan CCR akan membantu mengembangkan, membina, dan mempertahankan penelitian di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Kemitraan antara lembaga pendidikan tinggi di AS dan Indonesia diharapkan akan meningkatkan kemampuan peneliti dan daya dukung lingkungan penelitian di Indonesia," kata Brian McFeeters.
Dalam kerjasama penelitian itu, UI melakukan riset bersama tentang Urban Development and Planning, ITB untuk topik Innovative Technologies, sedangkan IPB tentang Food Security and Self Sufficiency. UGM meneliti Environment, Energy and Maritime Sciences.
"Kami akan mengembangkan pengembangbiakan sapi sehingga Indonesia bisa swasembada daging. Makanan lain yang mengandung protein juga diteliti," kata Rektor IPB Herry Suhardiyanto.
Adapun, Unpad menjalin kerja sama penelitian tentang Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Infeksi dengan University of Colorado.
Rektor Unpad Tri Hanggono mengatakan, hasil riset di antaranya akan menghasilkan vaksin terbaru untuk penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Vaksin tersebut akan dibuat oleh Biofarma. Menurut dia, selain membuat vaksin, kerja sama riset yang akan berlangsung selama 5 tahun ke depan itu juga akan menemukan cara pengobatan mutakhir.
Dia mengungkapkan ada alat untuk menyuntikan vaksin yang tak perlu memakai jarum.
“Cukup ditempelkan ke bagian tubuh lalu vaksin itu akan bekerja. Ini penelitian inovasi mutakhir dan sedang dalam tahap penelitian akhir,” pungkasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved