Orangtua dan Guru Kawal Jajanan Anak

AT/M-2
19/3/2017 06:02
Orangtua dan Guru Kawal Jajanan Anak
(Anak-anak membeli makanan yang dijajakan. -- Dok. MI/Atet Dwi)

BAGI Yulianingsih, orangtua siswa yang anaknya bersekolah di SD Muhammadiyah Karangkajen, Yogyakarta, kebersihan jajanan anak menjadi hal penting. Ia sudah membiasakan diri membuatkan bekal sendiri.

“Tiap hari mereka bawa bekal dari rumah jadi aman,” kata Yulianingsih di Yogyakarta, kemarin. Dengan kebiasaan tersebut, kedua anaknya jadi tidak suka jajan sembarangan.

SD Muhammadiyah Karangkajen dinilai peduli dengan jajanan anak-anak. Mereka membuat kantin-kantin yang menjual jajanan-jajanan sehat. Di sisi lain, sekolah itu rutin memberi imbauan kepada para penjual makanan dan minuman di luar sekolah agar tidak menjual makanan-makanan dengan warna mencolok.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY I Gusti Ayu Adhi Aryapatni (Ayu) mengatakan orangtua dan sekolah bertugas untuk mengawal jajanan anak. Hal itu disebabkan masih ditemukan jajanan tidak memenuhi syarat.

Ayu berpesan kepada orangtua dan sekolah agar terus peduli dengan jajanan di sekolah. Yang paling aman, orangtua selalu membekali anak-anak makanan dari rumah sehingga makanan yang dikonsumsi lebih terkontrol.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya