Jokowi Ajak Warga Doakan Hasyim Muzadi

BN/Nur/Pol/X-10
16/3/2017 06:23
Jokowi Ajak Warga Doakan Hasyim Muzadi
(Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo diterima keluarga KH Hasyim Muzadi saat menjenguk mantan Ketua Umum PBNU tersebut di kediamannya, Jalan Cengger Ayam, Malang, Rabu (15/3). -- Septres/Laily Rachev)

PRESIDEN Joko Widodo menje­nguk anggota Dewan Pertimbang­an Presiden KH Hasyim Muzadi di kediaman sekaligus Pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur, kemarin. KH Hasyim menjalani perawatan kesehatan di rumah atas permintaan yang bersangkut­an setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Lavalette, Malang.

“Ini kita menjenguk Kiai Hasyim Muzadi. Semoga beliau cepat diberi kesembuhan. Kita semua berdoa agar beliau, Pak Kiai, dibe­rikan kesembuhan secepatnya,” tegas Jokowi kepada wartawan.

Putra sulung pasangan KH Ha­syim Muzadi dan Nyai Hj Mutha­mimah, Abdul Hakim, berterima kasih atas kedatangan Presiden Jokowi kendati saat bertemu tidak banyak yang dibicarakan dan hanya melihat kondisi kesehatan. “Abah masih istirahat, tidak banyak komunikasi, tetapi Abah tahu kedatangan Bapak Jokowi,” katanya.

Hasyim masih perlu beristirahat dan menjalani perawatan medis di kediamannya dengan standar sama seperti perawatan di rumah sakit. Sejauh ini tim dokter terus memantau perkembangan kesehatan mantan Ketua Umum PBNU tersebut setiap saat.

Abdul Hakim menjelaskan pertimbangan untuk dirawat di rumah ialah permintaan sang abah sendiri. “Abah berpandangan agar lebih dekat dengan santri yang mengaji dan lebih dekat keluarga,” ujarnya.

Kondisi terkini Hasyim Muzadi masih lemah, belum bisa berkomunikasi secara lancar dengan orang lain.

Komunikasi selama perawatan hanya dengan pihak keluarga. Kendati demikian, Hakim menegaskan kondisi abahnya terus membaik. “Soal sakitnya, tolong menanyakan ke tim dokter. Yang jelas, tahunya keluarga, Abah sakit mag,” tukasnya.

Ketua Tim Dokter dr Hariadi mengatakan kondisi kesehatan Hasyim Muzadi terus membaik. Memang masih perlu pemulih­an kendati penanganan medis menggunakan infus, pernapasan dibantu oksigen, dan asupan nutrisi lewat selang. “Perawatan di rumah bisa dilakukan, perawat berjaga 24 jam. Dokter setiap saat datang untuk memeriksa kondis­i kesehatan beliau. Perawatan oran­g sakit yang dekat keluarga itu lebih baik,” kata dr Hariadi.

Ia mengungkapkan masih ada keluhan sesak napas. Itu akibat lendir. Itu sebabnya lendir harus disedot dan pernapasan dibantu oksigen. Namun, rekam medis menunjukkan organ vital dalam kondisi baik dan normal “Nadinya bagus, jantung juga baik. Memang kondisinya masih lemas sehingga harus tiduran. Tim dokter spesialis sudah banyak, nantinya dibantu tim dokter kepresidenan,” tuturnya. (BN/Nur/Pol/X-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya