Ratusan Mahasiswa Ikuti Kidi 2017

LN/H-2
24/2/2017 08:36
Ratusan Mahasiswa Ikuti Kidi 2017
(MI/Panca Syurkani)

RATUSAN mahasiswa dari se­jumlah perguruan tinggi di Makassar, Sulawesi Selatan, memperoleh pengetahuan ten­tang teknik membuat infografis, teknik foto dan video un­tuk blog, search engine op­timization, pembuatan blog, dan manajemen blog.

Pengetahuan tersebut mereka dapatkan dalam workshop yang digelar dalam kerja sama antara Kementerian Ko­munikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Media Indonesia.

Workshop Konten Informa­si Digital (Kidi) 2017 seri 2 itu digelar di kampus 2 Universi­tas Fajar (Unifa), Makassar, ke­marin.

Direktur Pengolahan dan Penyedia Informasi Kemenkominfo Siti Meiningsih mengatakan acara tersebut bertujuan untuk mencetak pengkreasi konten grafis yang positif.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai pembicara Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo Septriana Tangkary, Redaktur Media Indonesia Budi Setyo Widodo, fotografer Media Indonesia Panca Syurkani, Manajer Riset dan Sosial Media Media Indo­nesia Andreas M Zay, dan Kepala Satgas Monitoring dan Evaluasi LPBD-KUKM Makassar Saefudsin Zuhri.

Budi dalam kesempatan itu berbagi pengalaman bagaima­na membuat infografis lebih menarik. “Pertama tentukan tema. Kemudian, tentukan di media mana kita akan memposting info grafis tersebut, pemilihan warna. Termasuk bagaimana cara menggali ide, mencari kata kunci, referensi dan menggali tren visual,” ka­ta dia.

Sementara itu, Septriana mengatakan workshop yang akan berakhir dengan lomba tersebut bertujuan memberi kemudahan teknologi dan kreativitas agar mampu mendorong terciptanya konten positif di kalangan anak muda, khususnya mahasiswa.

“Saat ini, jika kita membuka internet, dari 10 konten yang kita buka, enam di antaranya adalah konten negatif. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini memang sangat perlu di­do­rong, agar konten positif menjadi utama,” kata dia.

Kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan kompetisi konten. Peserta workshop da­ri sembilan kota tempat di­gelarnya Kidi 2017 akan mengikuti kompetisi tersebut.

Target kita 2.500 peserta dari 70 kampus. Untuk melahirkan konten positif memang harus simultan,” lanjut Septriana. (LN/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya