Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
LILIK Agustina menilai anak-anak kampung memiliki potensi yang sama dengan anak-anak di kota. Meski berhadapan dengan keterbatasan sarana informasi, mereka memiliki kelebihan yang tidak dimiliki anak-anak di kota. Keunggulan mereka ialah memiliki sarana bermain yang alami. Mereka juga bisa belajar dari alam dan pengalaman karena sebagian besar harus membantu orangtua mereka selepas pulang sekolah.
Di samping itu, mereka memiliki kreativitas jika dibandingkan dengan anak-anak kota karena harus berkreasi untuk membuat mainan sendiri. Ditambah mereka terbiasa mencari hiburan yang sesuai dengan selera. "Kalau anak-anak kota memiliki banyak alat permainan tapi instan, sedangkan anak-anak kampung meski alat permainannya terbatas, tapi itu hasil buatan mereka sendiri," katanya. Mereka, kata Ibu Lilik, terbiasa mandi di sungai sambil mencari ikan, membuat layangan sendiri, dan membuat alat permainan dengan menggunakan bahan dan peralatan seadanya.
Karena itu, anak kampung lebih memiliki peluang untuk sukses. Hanya, kata dia, selama ini kreativitas mereka berjalan begitu saja dan tidak ada pembinaan ke arah yang lebih produktif, apalagi bernilai ekonomis. Seandainya kreativitas itu difasilitasi untuk dibina, ia yakin akan lebih bermanfaat, bahkan hasilnya bisa dinikmati anak-anak di kota. Ia memiliki gagasan untuk membina kreativitas itu. Hanya, ia tidak menemukan cara untuk memfasilitasinya.
Selain sebagai guru mengaji dan PAUD, ia tidak memiliki peran lain di desanya. "Di pikiran saya ada keinginan untuk memfasilitasi kreativitas anak-anak di kampung ini. Namun, saya tidak tahu, bagaimana caranya. Akhirnya, semua hanya berupa keinginan," katanya. Ia hanya bisa terus memompa anak-anak yang sebagian besar belajar di madrasah diniah di rumahnya untuk terus memupuk keterampilan yang dimiliki secara alami itu.
"Saya ingin, setelah lulus dari SMA atau madrasah aliah, mereka tidak keluar dari desa ini, tapi membuka usaha di sini dengan mengembangkan keterampilan yang sebetulnya sudah mereka miliki sajak masih kecil," katanya. Di desanya, sebagian besar pemuda memilih bekerja ke luar kota meski hanya sebagai kuli bangunan. Padahal, ia yakin seandainya mereka bekerja di desanya dengan mengandalkan kemampuan yang dimiliki, hasilnya tidak akan kalah dengan bekerja di luar kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved