Mesin Anestesi Terbaru Tingkatkan Keberhasilan Operasi

(BY/H-2)
01/2/2017 07:20
Mesin Anestesi Terbaru Tingkatkan Keberhasilan Operasi
(thinkstock)

ALAT anestesi dengan teknologi terkini bermanfaat untuk menekan kefatalan dalam proses operasi. Namun, kepiawaian tim dokter yang bertugas juga sangat menentukan keberhasilan tindakan operasi. Salah satu mesin anestesi terbaru kini dioperasikan di Rumah sakit (RS) Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat. Mesin tersebut merupakan produksi General Electric (GE) seri CS6000.GM of GE Life Care Solution ASEAN, Winston Poh, mengatakan GE terus melakukan inovasi untuk menyediakan alat medis yang dibutuhkan. Salah satunya mesin anestesi seri CS6000 yang akurat dan fleksibel.

Menurutnya, mesin itu menggabungkan monitor dengan parameter yang inovatif dan alat ventilasi terbaru dalam satu sistem yang terintegrasi. Penggunaan alat terbaru itu meningkatkan kualitas anestesi dan perawatan perioperatif untuk proses operasi yang lebih aman. "Seri CS6000 hadir dalam dua jenis, yakni tipe CS620 dan CS650, dengan desain antarmuka yang membantu tenaga medis menghindari penyalahgunaan dan kesalahan medis," katanya, saat peluncuran mesin tersebut di RS Hasan Sadikin, pekan lalu.

Winston juga mengatakan alat tersebut memiliki sistem alarm dan notifikasi akurat. Dengan begitu, alat itu mampu memberi saran dan masukan bagi dokter, selain memberi informasi terkait kondisi pasien. "Kombinasi peralatan dan sistem dalam satu alat memungkinkan akurasi dan kecepatan penyediaan informasi." Bahkan, mesin anestesi CS6000 memiliki bentuk yang fleksibel sehingga mudah dioperasikan pada ruangan operasi yang luasnya terbatas, serta mudah dipindahkan. Menurutnya, tipe CS620 cenderung digunakan untuk jenis operasi dengan risiko kecil sehingga penggunaannya cocok bagi RS tipe C dan D. CS650 didesain untuk membantu operasi berisiko besar sehingga penggunaannya ditujukan untuk RS tipe A dan B.

"Mesin ini dibuat sedemikian rupa sehingga dapat membantu pengguna. Dokter tinggal fokus pada pasien dan tidak perlu fokus pada hal-hal yang mengganggu operasi," katanya. Sementara itu, Kepala Instalasi Rawat Intensif RS Hasan Sadikin, Erwin Pradiana, mengatakan keberadaan mesin anestesi sangat membantu dokter dalam mengambil tindakan. Informasi mengenai kondisi pasien yang terdapat pada mesin anestesi menjadi masukan penting bagi ahli medis dalam menentukan penanganan. Oleh karena itu, mesin anestesi mampu meminimalkan kesalahan saat operasi.

Menurutnya, sebelum periode 2000-an, angka kematian saat tindakan operasi di dunia tergolong tinggi. Saat itu, keberadaan mesin anestesi belum secanggih saat ini sehingga informasi yang diberikan tidak maksimal. Setelah ditemukan alat-alat anestesi yang semakin modern, menurutnya, angka kematian saat operasi jauh berkurang karena semakin akuratnya informasi tentang kondisi pasien yang diterima dokter. Meski demikian, tambahnya, faktor penting lain yang menentukan keberhasilan operasi ialah kondisi kesehatan pasien serta kepiawaian tim yang bertugas, antara lain dokter bedah dan dokter anestesi. (BY/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya