Mengintip Desa Ramah Muslim di Jepang

29/1/2017 08:00
Mengintip Desa Ramah Muslim di Jepang
(THINKSTOCK)

DESA wisata Hakuba di Prefektur Nagano, Jepang, merupakan salah satu desa wisata yang sangat toleran dengan keberagaman agama dan budaya, terutama dengan umat Islam.

Sejak 2010, banyak wisatawan muslim yang mengunjungi Hakuba.

"Dari situ kami baru mengetahui bahwa muslim tidak makan daging babi dan minum minuman beralkohol. Mulai saat itu pula, kami mengubah Hakuba menjadi tempat wisata yang ramah muslim," ujar Wakil Kepala Desa Hakuba, Humitoshi Oota, di Kitaazumi-gun, Hakuba, Jepang, Kamis (26/1).

"Pada 2010, pertama kalinya kami menerima pemuda muslim ke Hakuba. Namun, saat itu kami belum menyediakan makanan halal, jadi agak sulit.

"Menurut pantauan Metrotvnews.com saat di Hakuba, tampak sejumlah wanita muslim berhijab sedang berlibur ke Hakuba. Ainah, wisatawan asal Brunei Darussalam, mengaku nyaman ketika berkunjung ke Hakuba.

"Penginapan yang saya tempati ternyata menyediakan makanan halal dan juga menyediakan tempat beribadah serta ada kiblatnya untuk salat," ucapnya kepada Metrotvnews.com. FJR/H-1



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya