Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAN bergizi, tidur cukup, dan olahraga teratur merupakan kunci hidup sehat. Sederhana memang, tetapi kesibukan sehari-hari kerap membuat orang sulit menjalaninya. Soal asupan makan, misalnya, Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan 53,1% masyarakat terbiasa mengonsumsi makanan manis, 40,7% masyarakat mengonsumsi makanan berlemak tinggi, dan hanya 6,5% masyarakat mengonsumsi sayur dan buah.
Data itu menunjukkan sebagian masyarakat cenderung memilih menu makan yang enak dan mudah didapat tanpa mengutamakan nilai gizinya. Fenomena yang juga terjadi di berbagai belahan dunia itu menjadi salah satu hal yang mendasari munculnya beragam suplemen kesehatan. Suplemen menawarkan solusi praktis, memenuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi penting dengan langkah mudah.
Menurut dr Ida Gunawan SpGK(K), suplemen memang bermanfaat mendukung kesehatan tubuh dengan memberikan zat gizi tambahan dari luar, baik zat gizi makro maupun mikro, untuk memenuhi kebutuhan tubuh. "Sebenarnya, jika kita konsisten menerapkan gaya hidup sehat sesuai kaidah yang dianjurkan, kita tidak memerlukan suplemen. Suplemen dibutuhkan dalam kondisi tertentu," ujar dokter spesialis gizi klinik itu di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kondisi tertentu yang dimaksud, lanjut dia, ialah ketika tubuh berada dalam kondisi defisit zat gizi seperti saat sakit, kelelahan, stres, menjalani diet terlalu ketat, juga ketika sumber makanan yang dikonsumsi tidak mampu memenuhi zat gizi secara adekuat (cukup). "Perokok, peminum alkohol, mereka yang kerap bekerja berlebihan, kurang istirahat juga termasuk kelompok yang memerlukan asupan suplemen."
Utamakan keamanan
Meski memiliki beragam manfaat, Ida mengingatkan suplemen tidak bisa menggantikan semua kebutuhan tubuh akan zat gizi. "Jadi, konsumsi makanan bergizi dan menerapkan gaya hidup sehat tidak bisa ditawar-tawar. Jangan semata-mata mengandalkan suplemen." Selain itu, ia juga mewanti-wanti agar masyarakat yang memang membutuhkan suplemen berhati-hati dalam memilih produk tersebut. Ia menyarankan agar memilih suplemen yang berasal dari alam, jangan dari bahan sintetis, dan bebas dari bahan berbahaya seperti merkuri.
"Untuk mudahnya, pastikan suplemen tersebut sudah mendapatkan approval dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Pastikan juga suplemen itu sudah teruji secara klinis manfaatnya," pungkasnya. Sementara itu, untuk memberi pilihan pada masyarakat akan produk suplemen kesehatan, perusahaan farmasi Kalbe Farma menghadirkan produk-produk Blackmores, merek vitamin dan suplemen makanan populer asal Australia. "Rangkaian produk Blackmores, seperti Odourless Fish Oil dan sejumlah vitamin, kini tersedia di Indonesia. Ini sejalan dengan visi dan misi kami untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia," ujar Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Irawati Setiady, pada peresmian kantor Kalbe Blackmores Nutrition di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Chairman Blackmores, Marcus Blackmore, menjelaskan dalam mengembangkan produk pihaknya melalui Blackmores Institute bermitra dengan sejumlah lembaga pendidikan dan penelitian. "Selama lebih dari 80 tahun, kami menggabungkan keahlian naturopati tradisional dengan bukti ilmiah terbaru untuk menghasilkan berbagai produk kesehatan alami untuk membantu konsumen menjaga kesehatan," ujarnya. CEO Blackmores Christine Holgate menambahkan, "Blackmores Institute mendukung pembuatan obat alami melalui pendekatan medik yang didasarkan pada bukti-bukti ilmiah. Institut kami mengadakan simposium penelitian tahunan yang dipimpin oleh peneliti yang diakui dari seluruh dunia, dan saat ini sedang melakukan 24 proyek penelitian aktif termasuk uji klinis." (Nik/H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved