Pemda juga Harus Berpartisipasi

(Ind/H-3)
04/1/2017 08:10
Pemda juga Harus Berpartisipasi
(ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Program Nusantara Sehat yang dilakukan dengan pengiriman tim tenaga kesehatan ke daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) terbukti bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah. Namun, masalah kesehatan masyarakat di DTPK tidak bisa diselesaikan hanya dengan program itu. Diperlukan komitmen daerah untuk lebih berkontribusi pada bidang kesehatan.

"Bila peran daerah untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di daerahnya masih minim, walhasil daerah yang bersangkutan tidak akan pernah bisa mandiri dalam melindungi kebutuhan kesehatan warganya sendiri," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek, di Jakarta, Selasa (3/1).

Bentuk upaya dukungan pemerintah daerah pada bidang kesehatan, lanjut Menkes, bisa diawali dengan mengalokasikan anggaran APBD untuk kesehatan minimal 10%. Hal itu sesuai dengan UU No 36 tentang Kesehatan. "Bila daerah sudah berdaya, dukungan pusat bisa dialihkan ke daerah-daerah lain yang masih membutuhkan SDM kesehatan," imbuh Menkes.

Guna memperkuat partisipasi daerah pada bidang kesehatan, di akhir 2016 sebanyak 41 bupati menandatangani Nota Kesepahaman dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Untung Suseno Sutarjo, untuk mendukung program Nusantara Sehat.

"Semoga kerja sama ini mampu meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas secara terintegrasi, terpadu, dan komprehensif di DTPK," kata Menkes. Program Nusantara Sehat, lanjut Menkes, telah mampu meningkatkan jumlah, jenis, sebaran, dan mutu tenaga kesehatan yang melibatkan berbagai profesi tenaga kesehatan terlatih. Peningkatan sebaran dan mutu tenaga kesehatan tersebut, lanjut dia, telah memperkuat pelayanan kesehatan primer di daerah.

Lewat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, Menkes berharap empat target utama pembangunan jangka panjang bidang kesehatan 2015-2019 makin cepat tercapai. Keempat target itu meliputi penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, perbaikan gizi masyarakat, pengendalian penyakit menular khususnya HIV/AIDS, tuberkulosis, dan malaria, serta pengendalian penyakit tidak menular, khususnya hipertensi, diabetes melitus, obesitas, dan kanker. (Ind/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya