Rektor Unkris : Peringatan Sumpah Pemuda Pupuk Cinta Tanah Air dan Bela Negara
MI/bay
29/10/2015 00:00
(Dok )
Guna memupuk semangat nasionalisme, kebangsaan dan cinta tanah air. Universitas Krisnadwipayana (Unkris) menggelar perayaan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Sejumlah kegiatanpun digelar yang melibatkan mahasiswa,karyawan dan civitas akademika kampus itu,berupa lomba baris berbaris, peragaan busana hijab, dan membaca puisi.
Rektor Universitas Krisnadwipayana Dr Abdul Rivai menegaskan momentum peringatan Sumpah Pemuda penting dan strategis memupuk karakter kebangsaan mahasiwa Unkris. "Ini momentum kita bersama memaknai Sumpah Pemuda memupuk semangat dan jiwa cinta tanah air serta semangat bela negara," kata Abdul Rivai saat peringatan Sumpah Pemuda di kampus Unkris,Jakarta Timur,Rabu (28/10).
Ia menyatakan terdapat makna penting dalam membina mahasiswa yakni secara akademik juga pembinaan mental dan sikap mahasiswa sebagai warga negara. "Maka kita selalu teringat sebagai bagian anak bangsa negeri ini terhadap program nasional bela negara," cetusnya. Ia menjelaskan sejak empat tahun Unkris telah menanamkan bela negara dengan program Jumat Sehat khususnya bagi mahasiswa baru.
Aktivitas Jumat Sehat yang digelar setiap hari Jumat ini juga untuk menanamkan akhlak dan perilaku yang baik atau soft skill kepada mahasiswa dengan memupuk sikap sosial yaitu peduli pada sesama,bergaul dengan baik, tidak sombong dan lain lain. Kegiatan Jumat Sehat ini di antaranya berupa pelatihan baris berbaris yang dikombinasikan dengan diskusi. Materinya meliputi wawasan kebangsaan cinta tanah air, patriotisme, Pancasila, Undang-Undang Dasar, dan NKRI.
Menurutnya, pelatihan baris-berbaris meningkatkan disiplin mahasiswa, materi wawasan kebangsaan memupuk jiwa nasionalisme dan cinta tanah air, dan diskusi untuk menambah keilmuan guna meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai yang diamanatkan UU Pendidikan Tinggi. Dijelaskan, kegiatan diskusi dipandu para dosen dilakukan di luar kelas. "Hari Jumat itu tidak ada kuliah, mereka berdiskusi di koridor kampus secara berkelompok," ungkap Rivai yang baru menjabat rektor sejak empat bulan ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Hari Sumpah Pemuda Unkris, Slamet Supriatna, menambahkan makna Sumpah Pemuda mengingatkan perjuangan kaum muda dalam merebut kemerdekaan. Dikatakan, dalam membina sikap dan mental para mahasiswa yang berwawasan kebangsaan yakni dengan melibatkan mahasiswa dalam peringatan hari besar nasional. Sebab itu, dalam kegiatan ini kiprah mahasiswa yang lebih banyak dilibatkan.
Pada bagian lain,Fakultas Teknik Unkris juga menggelar diskusi dan Ceramah Umum bertajuk Transformasi Bisnis yang menghadirkan pembicara utama Presiden Direktur PT PP Tbk, Bambang Triwibowo. Dalam paparannya,Bambang Triwobowo menjelaskan keberhasilan perusahaan yang dipimpinnyan dengan menggunakan filosofi buah dan filosofi semut yang mengedepankan kultur kebersamaan dan kekeluargaan .
Bambang juga mengungkapkan resep keberhasilannya dengan transformasi by heart diantaranya melalui program Makan Enak Omong Kemajuan (Meong). "Nah makan bareng itu melahirkan energi positif kebersamaan kita dalam membangun dan memajukan perusahaan," pungkasnya.