Program PKKPM Solusi Atasi Kemiskinan

S-25
29/10/2015 00:00
Program PKKPM Solusi Atasi Kemiskinan
Marwan Jafar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi(MI/ROMMY PUJIANTO)

KEMISKINAN merupakan masalah krusial yang harus segera diatasi lantaran menghambat terwujudnya kesejahteraan bangsa. Namun, harus diakui bahwa mengatasi masalah kemiskinan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Berbagai upaya penanggulangan kemiskinan sejauh ini belum sesuai harapan sehingga diperlukan terobosan.

"Pengentasan kemiskinan saat ini memasuki periode krusial. Penduduk miskin banyak berada di desa-desa tertinggal, wilayah terpencil yang sulit terjangkau, wilayah perbatasan, dan wilayah pedalaman. Untuk itu, kita lakukan terobosan. Kami kembangkan program Peningkatan Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Masyarakat (PKKPM) sebagai solusi konkret," ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar di Jakarta, kemarin.

Program itu merupakan upaya nyata pengembangan penghidupan secara berkelanjutan (sustainable livelihood) bagi masyarakat miskin. Pengembangan penghidupan berkelanjutan mengarahkan berbagai upaya penanggulangan kemiskinan yang menjamin peningkatan taraf hidup masyarakat miskin secara layak dan berkesinambungan melalui pendekatan pemenuhan lima aset penghidupan secara berkelanjutan, yakni manusia, keuangan, sarana dan prasarana, alam, dan sosial politik. "Adapun tiga di antaranya, yaitu sosial, manusia, dan keuangan menjadi arah tindak (intervention) pengembangan program PKKPM tersebut," imbuh Marwan.

Guna menyukseskan program itu, Kementerian Desa telah mengembangkan strategi jitu, yakni (a) memperkuat aspek sosial di dalam masyarakat, khususnya ketahanan mereka dalam mengatasi berbagai situasi guncangan dan kerentanan, (b) meningkatkan kemampuan/ keterampilan masyarakat miskin untuk mengisi kesempatan kerja yang tersedia dan mengembangkan kewirausahaan dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia, (c) mendorong peran pemerintah daerah mengembangkan identi kasi dan pengembangan potensi lokal dalam kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat miskin, serta (d) menyediakan infrastruktur ekonomi pendukung kebutuhan masyarakat miskin.

"PKKPM memiliki tiga program utama, yaitu pertama pengembangan usaha/kerja keluarga (PUKK) yang dilaksanakan melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat, kedua penyediaan infrastruktur ekonomi (PIE) dalam bentuk bantuan dana guna menunjang kegiatan ekonomi, dan ketiga pendampingan oleh tenaga ahli sebagai fasilitator bagi kelompok rumah tangga untuk kegiatan usaha produktif," terangnya.

Menteri asal PKB itu juga menambahkan, pada tahun ini program PKKPM telah dilaksanakan di berbagai pelosok Tanah Air, meliputi 183 kecamatan di 114 kabupaten pada 33 provinsi di luar DKI Jakarta, yang dinilai berdasarkan pada ranking Indeks Kemiskinan Wilayah (IKW). Lebih jauh, politikus asal Pati itu optimistis program PKKPM memberikan hasil nyata bagi kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya