Pasien Kanker Butuh Dukungan

Dinny Mutiah
27/10/2015 00:00
Pasien Kanker Butuh Dukungan
(ANTARA/Feny Selly)
PROSES penyembuhan para pengidap kanker tidak semata-mata bergantung pada metode pengobatan fisik. Ketangguhan mental para pengidap ikut menentukan proses penyembuhan.

"Sayangnya, banyak pengidap kanker patah semangat saat hasil diagnosis disampaikan dokter," ujar pendiri Lavender Ribbon Cancer Support Group, Indira Abidin, di acara Women Movement without Breast Cancer, di Jakarta, kemarin (Senin, 26/10/2015).

Oleh karena itu, pengidap kanker memerlukan dukungan dari lingkungan terdekat hingga komunitas untuk menguatkan semangat saat menjalani pengobatan.

"Keberadaan komunitas itu penting banget. Saat orang terkena kanker, mereka merasa dunia itu gelap karena mereka melihat ke persentase kematiannya. Padahal, ada yang bertahan hidup."

Selanjutnya ia menambahkan bahwa fungsi komunitas yang utama ialah sebagai wadah berbagi kisah antarpengidap kanker, agar pola pikirnya lebih positif.

Wadah tersebut penting, agar mereka juga bisa saling mengingatkan untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Wadah tersebut juga bisa memfasilitasi pengidap maupun penyintas tentang variasi pilihan metode pengobatan yang bisa diambil.

"Kalau di komunitas kami, kami saling berbagi quote inspiratif melalui Whatsapp dan sebulan sekali menggelar gathering. Pertemuan ini penting karena antarkami akan lebih merasa dekat," sahut Indira.

Keberadaan komunitas juga penting bagi para penyintas kanker. Kesembuhan dari sel kanker tidak menjamin seseorang terbebas dari serangan kanker di kemudian hari.

Pasalnya, faktor pencetus kanker pada setiap orang tidak mudah dikenali. Keberadaan komunitas akan membantu setiap penyintas menjaga konsistensinya. "Sembuh itu bukan berarti selesai. Justru pola hidupnya harus dijaga agar tetap sehat," tukasnya.(Din/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya