Kulit Buatan Dapat Mendeteksi Tekanan

News.stanford.edu/antara/Grt/L-2
24/10/2015 00:00
Kulit Buatan Dapat Mendeteksi Tekanan
(STANFORD UNIVERSITY)
KULIT artifisial terbuat dari plastik dapat mendeteksi tekanan dan membangkitkan sinyal elektrik ke sel otak.

Itu merupakan hasil penemuan dan rekayasa peneliti di Stanford University di California baru-baru ini.

Sang peneliti Zhenan Bao, profesor rekayasa kimia di Stanford, telah menghabiskan waktu selama satu dekade untuk mengembangkan bahan yang bisa meniru kemampuan kulit tidak hanya untuk melentur dan menyembuh, tapi juga bisa menerima sensor pengirim sinyal sentuhan, suhu, dan rasa sakit ke otak.

Lalu Bao membuat kain elektron fleksibel dengan sensor-sensor yang bisa menutup tungkai prostetik dan mereplikasi beberapa fungsi sensorik kulit.

Karya Bao yang dipublikasikan di jurnal Science, Kamis (15/10), itu membawanya maju satu langkah dengan mereplikasi satu aspek sentuhan, mekanisme sensorik yang memungkinkan kita membedakan tekanan berbeda antara jabat tangan lemah dan pegangan kuat.

Jantung teknik itu merupakan dua lapisan plastik antara lain lapisan atas yang menciptakan mekanisme pengindraan dan lapisan bawah yang bertindak sebagai sirkuit untuk mengangkut sinyal-sinyal listrik dan menerjemahkan mereka menjadi rangsangan biokimia yang sesuai dengan sel-sel saraf.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya