Infeksi dan Jantung

MNT/Aya/X-5
22/10/2015 00:00
Infeksi dan Jantung
(MI/DUTA)

DALAM Konferensi Acute Cardiovascular Care di Wina (17/10), Andriany Qanitha, dari Academic Medical Centre, Belanda, menyatakan bahwa infeksi pada anak memicu risiko serangan jantung hingga tiga kali lipat. Infeksi yang dimaksud misalnya penyakit tipus, campak, bronkitis, tuberkulosis, cacar air, dan demam berdarah.

Penelitian itu melibatkan 153 pasien yang mengidap premature acute coronary syndromes (ACS) atau serangan jantung sebelum usia 56 tahun dan 153 pasien tanpa riwayat ACS di Makassar, Indonesia. Hasilnya, pasien yang memiliki riwayat infeksi saat dini dan masa remaja berisiko terkena serangan jantung tiga kali lipat. Pasalnya, infeksi memengaruhi pembuluh darah bisa mengeras dan menyempit. Hal itu yang menyebabkan serangan jantung terjadi.

Qanitha menyebut di Indonesia sebanyak 31,9% kematian disebabkan penyakit kardiovaskular, sedangkan di dunia, penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu. Empat dari lima kematian disebabkan oleh serangan jantung dan stroke.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya